Bantu Pelaku Ekraf Hadapi New Normal
MAJALENGKA- Melalui bimbingan teknis Gerakan Bersih Indah Sehat dan Aman (BISA) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mulai membangun kolaborasi pelaku ekonomi kreatif di obyek wisata. Hal itu disampaikan Kepala Subdirektorat Edukasi III Kemenparekraf/Baparekraf, Toar R Mangaribi dalam acara bimbingan teknis program BISA di salah satu obyek wisata Situ Cipaten, Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang, Senin (7/9). \"Apalagi memasuki masa adaptasi kebiasaan baru, kebersihan, kesehatan, dan keamanan menjadi faktor utama yang dibutuhkan wisatawan. Maka dari itu melalui program BISA, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat berkolaborasi agar tetap tumbuh dan berkembang dengan aman,” jelasnya. Lewat program bertajuk BISA itu, lanjut dia, Kemenparekraf membantu pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif untuk siap memasuki masa adaptasi kebiasaan baru. Bahkan untuk mendukung program tersebut, Kemenfarekraf juga telah menyalurkan bantuan alat kesehatan dan kebersihan berupa tempat cuci tangan, tong sampah beserta alat lainnya. Bupati Majalengka H Karna Sobahi sangat mengapresiasi perhatian yang diberikan Kemenparekraf untuk kemajuan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Majalengka. Selain itu Karna juga menjelaskan saat ini perlu aksi nyata pemerintah dalam membantu masyarakat. Antara lain melalui Program Gerakan BISA, yang melibatkan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. \"Gerakan BISA ini dapat membantu menggerakan kepedulian dan sarana edukasi kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi kondisi new normal dengan mempersiapkan destinasi wisata yang lebih baik yakni mengutamakan faktor health, hygiene, safety dan security yang baik,\" katanya. Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Dr Hj Lilis Yuliasih MPd sangat mengapresiasi para pelaku wisata, ekraf dan seni budaya yang membantu pemerintah menyosialisasikan protokol kesehatan dan tetap menjaga kreativitas dan produktivitas di masa pandemi. \"Kegiatan ini sekaligus menjadi salah satu upaya mengkolaborasikan kreativitas di obyek wisata. Selain itu mengoptimalkan pelaku usaha pariwisata ekonomi kreatif dalam menangani dan meningkatkan kebersihan, keindahan, kesehatan, dan keamanan masyarakat menghadapi new normal,” ujarnya. Selain menggelar bimbingan teknis dalam program BISA, Kemenparekraf juga menggelar pelatihan fotografi di Situ Cipanten. Pelatihan tersebut dilaksanakan untuk memperkuat promosi wisata Kabupaten Majalengka, yang diikuti ratusan peserta. (bae/opl).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
