Pemdes Parungjaya Bagikan Ribuan Masker dan Antiseptik

Pemdes Parungjaya Bagikan Ribuan Masker dan Antiseptik

MAJALENGKA – Pemerintah Desa Parungjaya Kecamatan Leuwimunding membagikan ribuan masker kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Kepala desa Parungjaya, Eman Suherman menyebutkan ada 3 ribu masker yang didistribusikan secara gratis kepada warganya. “Dari 3 ribu masker ini masing-masing setiap rumah kita target tiga masker. Namun situasi kadang kondisional. Ada rumah yang ditempati warga dua orang,” kata Eman usai membagikan masker, Senin (13/4). Eman menuturkan, selain 3 ribu masker, Pemdes juga membagikan 1.000 antiseptik kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan upaya serius pihaknya dalam mencegah dan memutus mata rantai virus Corona yang melanda di berbagai negara termasuk Indonesia Dalam pengadaan masker dan antiseptik, pihaknya juga mendapatkan sumbangan dari pengusaha setempat yang memberikan 20 alat cuci tangan (galon) berikut dengan 20 antiseptiknya. Disamping itu juga ada lembaga pendidikan yang berlokasi di wilayah tersebut menyumbangkan sembako untuk warga yang terdampak Covid-19. Pihaknya mengapresiasi sejumlah pihak di Parungjaya yang membantu penanganan dan pencegahan virus Corona. “Kegiatan penyaluran ribuan masker dan antiseptik ini juga sebagaimana diinstruksikan pak bupati Majalengka yang menggalang dana untuk penyediaan masker di tengah kelangkaan APD di Kabupaten Majalengka. Dan Alhamdulillah kami bisa menindaklanjutinya,” imbuh Eman. Adapun target 3 masker setiap rumah, lanjut Eman, ini dihitung dari jumlah penduduk yang mencapai 3.562 jiwa. Sehingga jika di rata-rata 3 masker, maka dinilai cukup. Pasalnya, dari total jumlah penduduk tersebut, sekitar 600 warga Parungjaya tengah berada di luar daerah. Sehingga dari total 3 ribu masker itu artinya semua masyarakat Parungjaya mendapatkan dan memakai masker. Ditanya jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP), Eman mengungkapkan jumlah ODP diwilayahnya tergolong sedikit. Ada 59 orang yang datang dari berbagai daerah di tanah air, satu di antaranya datang dari luar negeri. “Untuk satu ODP dari luar negeri itu sudah melewati masa inkubasi atau isolasi mandiri. Tidak ada gejala apapun yang mengarah Corona. Kami terus berupaya bersama-sama semua lembaga dan lapisan masyarakat Parungjaya untuk memerangi Covid-19,” tandasnya. (ono)  

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: