Bibit Mangga Naik Dua Kali Lipat

Bibit Mangga Naik Dua Kali Lipat

MAJALENGKA - Datangnya musim penghujan saat ini, jadi berkah bagi para pengusaha bibit di wilayah Kabupaten Majalengka. Menurut salah satu pengusaha bibit, buah mangga menjadi salah satu jenis yang saat ini primadona dan banyak dicari oleh para penangkar, petani, serta pengusaha buah. \"Bahkan bibit mangga bukan hanya dicari petani dan pengusaha lokal, melaikan dari wilayah luar kota. Seperti dari Indramayu, Sumedang dan Cirebon,\" ungkap Jajang Nurjaman (24), salah satu pengusaha muda yang ada di wilayah Desa Karayunan, Kecamatan Cigasong. Selain itu, dengan banyaknya peminat bibit buah mangga, membuat harganya naik dua kali lipat. Harganya semula Rp7.000 per bibit pohon mangga, kini jadi Rp15.000. \"Sedangkan keuntungan dari penjualan jenis bibit mangga bisa mencapai Rp3 juga hingga Rp4 juta dalam sebulan. Untuk jenis buah mangga, yang banyak dicari adalah jenis harumanis, gincu dan dari Malaysia yaitu mahatir,\" ungkapnya. Dia menambahkan, salah satu penyebab kenaikan harga bibit mangga adalah musim kemarau panjang yang terjadi pada 2019 lalu. Sehingga, mengakibatkan pembibitan dan persentasi okulasi jelek dan produksi bibit juga jadi menurun. \"Maka dari itu, di musim penghujan saat ini, jenis bibit mangga menjadi salah satu yang banyak diminati dan memberikan banyak keuntungan bagi para pengusaha,\" tambahnya. Sementara itu, salah satu pembeli, Iwan Setiawan mengatakan, alasan dirinya membeli jenis bibit mangga karena salah satu jenis tanaman yang cepat tumbuh. \"Bahkan dalam kurun wantu 2 sampai 3 tahun, mangga bisa dapat berbuah. Mangga juga saat ini salah satu jenis buah yang banyak dikonsumsi. Jadi kalau belanja bibit, saya lebih dibanyakin jenis bibit mangga,\" jelasnya. (bae)  

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: