70 Desa Rawan Pergerakan Tanah

70 Desa Rawan Pergerakan Tanah

MAJALENGKA- Sebanyak 70 desa yang tersebar di sebagian kecamatan di Kabupaten Majalengka rawan terhadap bencana pergerakan tanah. Menurut catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka, jumlah tersebut tersebar di 13 Kecamatan. Kepala Pelaksana BPBD Majalengka, Agus Permana mengatakan puluhan desa itu itu mengalami potensi gerakan tanah menengah tinggi. Pada zona itu, disampaikan dia, dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal. “Terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalamai gangguan,\" ujar Agus, Rabu (18/12) Agus mengaku, jika wilayah Kabupaten Majalengka memang rawan bencana pergerakan tanah. Selain itu, bencana longsor dan banjir juga merupakan bencana lain yang berpotensi terjadi di Majalengka. “Bencana pergerakan tanah terjadi di wilayah Majalengka selatan yang merupakan dataran tinggi. Sedangkan banjir dan longsor rawan terjadi di wilayah Majalengka utara,\" ungkapnya. Untuk menghadapi beberapa bencana tersebut, Agus menambahkan pihaknya bersama Badan Geologi Bandung telah melakukan survei terhadap bencana-bencana yang dinilai rawan. Selain itu, giat sosialisasi juga terus dilakukan kepada masyarakat dalam mengantisipasi bencana tersebut. “Jika ada bencana di wilayah manapun, masyarakat dapat segera melaporkan kepada aparat setempat atau bisa hubungi kami,\" kata Agus.(Bae)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: