Sebagai Filter Penyaring Polusi, Berikut 5 Jenis Tanaman Indoor Penghasil Oksigen di Dalam Rumah

Sebagai Filter Penyaring Polusi, Berikut 5 Jenis Tanaman Indoor Penghasil Oksigen di Dalam Rumah

tanaman indoor penghasil oksigen-tokped-radarmajalengka.com

RADARMAJALENGKA.COM - Banyak orang tidak menyadari bahwa memelihara tanaman bukan sekadar hobi untuk mempercantik hunian belaka.

Padahal, di balik tampilannya yang menarik, tanaman indoor ternyata memiliki fungsi lain yang jauh lebih bermanfaat.

Tidak sedikit pula pecinta tanaman yang belum sepenuhnya menyadari bahwa keberadaan tanaman di dalam ruangan dapat memberi dampak positif bagi kualitas udara.

Selain memperindah interior, beberapa jenis tanaman indoor mampu membantu memperbaiki sirkulasi udara. Bahkan, ada tanaman tertentu yang tetap menghasilkan oksigen pada malam hari, sehingga udara di dalam rumah terasa lebih segar dan nyaman untuk beristirahat.

BACA JUGA:5 Tanaman Hias Penarik Rezeki Menurut Feng Shui, Berikut Rekomendasinya Serta Cara Penempatannya

Lalu, apa saja jenis tanaman indoor penghasil oksigen yang cocok ditempatkan di dalam ruangan?

Simak Rekomendasinya 

1. Aloe Vera (Lidah Buaya)

Manfaat tanaman ini sudah menjadi rahasia umum, terutama kemampuannya dalam melembutkan kulit serta menyehatkan rambut. Lidah buaya kaya akan vitamin dan mineral penting seperti vitamin A, C, E, B1, magnesium, serta fosfor.

BACA JUGA:Mirip Nmax dan PCX, Motor Listrik Polytron Fox 500 Jadi Rekomendasi Kendaraan Listrik di Awal Tahun 2026!

Namun, manfaatnya tidak berhenti di situ saja. Lidah buaya memiliki kemampuan krusial dalam menjernihkan udara dengan mengeliminasi polutan berbahaya seperti formaldehida dan benzena. Selain itu, tanaman ini secara aktif melepaskan oksigen pada malam hari, sehingga udara tetap bersih saat Anda beristirahat.

2. Krisan (Chrysanthemum)

Jika Anda menyukai tanaman yang memiliki bunga cantik, bunga krisan adalah pilihan yang sangat ideal sebagai hiasan. Selain memperindah interior, krisan mampu menjernihkan udara dari zat berbahaya seperti amonia, benzena, dan xilena.

BACA JUGA:Bupati Eman Antar Majalengka Raih Predikat Informatif Tertinggi Jawa Barat Akhir 2025

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait