4. Saham Infrastruktur/Besi & Baja
Saham perusahaan komoditas energi atau infrastruktur seperti Adaro (ADRO) dan Astra International (ASII) menawarkan potensi bagi pemula yang ingin eksposur ke sektor yang masih sangat dibutuhkan.
Emiten‑emiten ini biasanya memiliki neraca yang kuat dan aktivitas bisnis yang bisa dilihat langsung di sekitar kita, misalnya kendaraan, proyek jalan, dan pembangkit listrik.
Pemula bisa membeli saham ini dengan jumlah kecil, fokus pada siklus komoditas, dan selalu memantau kondisi makroekonomi.
5. Reksa Dana Saham/Index Fund
Selain membeli saham perusahaan langsung, pemula juga bisa memulai dari reksa dana saham atau index fund yang mengikuti indeks seperti IHSG.
Cara ini memungkinkan diversifikasi otomatis tanpa harus memilih saham satu per satu, sehingga risiko lebih tersebar.
Pemula sebaiknya memilih produk dengan biaya rendah, kinerja historis stabil, dan membelinya dengan sistem investasi rutin (misalnya setiap bulan) untuk membangun kebiasaan disiplin.