Selain itu dapat melepaskan kelembapan ke udara sehingga berfungsi sebagai pelembap alami untuk ruangan ber-AC, cocok diletakkan di ruang tamu.
4. Gerbera Daisy
Gerbera daisy menghasilkan oksigen tinggi di malam hari dan terbukti menyerap benzena serta trikloroetilen dari udara.
BACA JUGA:Bukan Sekadar Hiasan, 4 Tanaman Indoor Pembawa Hoki Ini Rupabnya Bisa Bawa Energi Positif ke Rumah
Sangat cocok diletakkan di kamar tidur karena meningkatkan kualitas udara selama tidur, letakkan di dekat jendela yang mendapat sinar matahari cukup agar manfaatnya optimal.
5. Lidah Buaya
Lidah buaya dipercaya mampu memurnikan udara dari formaldehida dan benzena yang berasal dari pernis dan deterjen.
Menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen malam hari sehingga baik untuk kualitas tidur, cocok diletakkan di kamar dengan cahaya tidak langsung dan siram hanya saat kering.
6. Bambu Hias
Bambu hias mampu menghilangkan formaldehida, benzena, trikloroetilen, dan karbon monoksida dari udara dalam ruangan secara efektif.
Selain itu dapat melepaskan oksigen dalam jumlah besar sehingga ruangan terasa lebih segar dan nyaman, letakkan di tempat tidak terkena matahari langsung dan siram rutin agar tumbuh subur.
7. Puring
Puring mampu menyerap gas beracun dan dikenal sebagai tanaman terbaik dalam menyerap asap. Daun yang berwarna-warni secara aktif menyaring polutan udara dari lingkungan sekitar.
Tanam di halaman yang terkena sinar matahari langsung agar warna daun cerah dan kemampuan penyerapan polutan semakin optimal.
Dengan memilih dan merawat tanaman hias yang tepat, kualitas udara di dalam rumah bisa menjadi lebih bersih sekaligus menciptakan suasana yang sehat, segar, dan nyaman.