RADARMAJALENGKA.COM - Pasar mobil listrik di Indonesia semakin ramai. Pada Februari 2026, distribusi kendaraan listrik mencapai lebih dari 12.000 unit, naik hampir 20 persen dari bulan sebelumnya.
Dua model yang menonjol adalah BYD Atto 1 dan Jaecoo J5, masing-masing menawarkan karakter berbeda yang berhasil menarik perhatian konsumen.
BYD Atto 1 memimpin penjualan dengan 3.700 unit, unggul di segmen harga terjangkau. Sementara itu, Jaecoo J5, meski pendatang baru, berhasil menempati posisi kedua dengan 2.926 unit.
Harga menjadi faktor pembeda utama: Atto 1 dibanderol mulai Rp 199 juta hingga Rp 235 juta, sedangkan J5 berada di kisaran Rp 249 juta-Rp 299 juta.
BACA JUGA:6 Rekomendasi Wisata Keluarga di Majalengka, Cocok Buat Libur Lebaran yang Seru dan Berkesan!
Hal ini membuat Atto 1 lebih populer di kalangan pemula yang mencari EV ekonomis tanpa mengorbankan kenyamanan.
Performa keduanya juga berbeda. Atto 1 memakai motor listrik 55 kW (setara 75 tk) dengan torsi 135 Nm, cukup untuk kebutuhan harian di kota.
Jaecoo J5 menawarkan tenaga lebih besar, 155 kW (210 tk) dengan torsi 288 Nm, memberikan akselerasi kuat di berbagai kondisi jalan.
Dari sisi baterai, J5 unggul dengan kapasitas 60,9 kWh dan jarak tempuh hingga 460 km, sedangkan Atto 1 fokus pada efisiensi dengan baterai 30–38 kWh dan jarak tempuh 300–380 km, ideal untuk mobilitas perkotaan.
BACA JUGA:Lapas Kelas IIB Majalengka Berikan Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada 195 Narapidana
Dimensi juga membedakan karakter keduanya. Jaecoo J5 berbentuk SUV, panjang 4.380 mm, lebar 1.860 mm, dan ground clearance 200 mm, cocok untuk fleksibilitas dan perjalanan jarak jauh.
Atto 1 berbentuk hatchback kompak, panjang 3.780 mm, lebar 1.715 mm, dan ground clearance 140–150 mm, lincah di perkotaan dan mudah diparkir.
Target konsumen pun berbeda: Atto 1 menyasar pembeli pemula yang ingin kendaraan hemat biaya, sementara J5 menarik konsumen yang menginginkan performa, kenyamanan, dan kemampuan jelajah lebih jauh.
Dominasi kedua model ini menunjukkan tren pasar EV Indonesia yang semakin beragam. Konsumen kini bisa memilih kendaraan sesuai kebutuhan, dari efisiensi perkotaan hingga perjalanan panjang.
BACA JUGA:Bikin Dompet Makin Tebal! 6 Tanaman Hias Pembawa Rezeki yang Dipercaya Bawa Kekayaan ala Feng Shui