Biaya Sewa Baterai Polytron Cuma Rp200 Ribu, Ada Paket yang Lebih Murah? Begini Kata CEO Polytron

Selasa 17-02-2026,21:05 WIB
Reporter : Miftah Nurohim
Editor : Miftah Nurohim

Perusahaan tetap menyediakan opsi pembelian motor listrik berikut baterainya secara langsung bagi mereka yang ingin memiliki aset sepenuhnya tanpa kewajiban pembayaran bulanan.

Hariono mengakui, ada sebagian konsumen yang merasa lebih nyaman memiliki baterai sendiri agar tidak perlu memikirkan kewajiban pembayaran rutin.

Jika terlambat membayar biaya sewa, motor berpotensi tidak dapat digunakan sementara waktu. Karena itu, fleksibilitas pilihan tetap diberikan.

Keunggulan lain dari sistem sewa baterai ini adalah dampaknya terhadap nilai jual kembali motor.

BACA JUGA:Muat Hingga 3 Orang & Tembus 100 Km, 4 Motor Listrik Roda Tiga Ini Cocok Untuk Keperluan Keluarga dan Usaha

Ketika motor dijual ke pemilik berikutnya, pengguna baru cukup melanjutkan pembayaran biaya sewa dengan nominal yang sama. Artinya, harga jual motor tidak terbebani depresiasi baterai yang mahal.

Selain paket standar Rp200 ribu per bulan, Polytron juga menyediakan opsi lebih hemat bagi pengguna dengan mobilitas rendah.

Tersedia paket sewa baterai Rp125 ribu per bulan yang dirancang untuk kebutuhan penggunaan ringan dan jarak tempuh terbatas.

Strategi ini dinilai sebagai langkah cerdas untuk memperluas adopsi motor listrik di Indonesia.

BACA JUGA:Motor Listrik Indomobil Terbaru 2026, Lebih Bagus QT atau QT Pro? Ini Perbandingan Spesifikasi, Fitur & Harga

Dengan memisahkan biaya baterai dari harga motor, konsumen dapat membeli unit kendaraan dengan harga lebih terjangkau, sementara risiko penurunan performa baterai dialihkan ke skema langganan.

Selain upaya mendukung elektrifikasi, layanan sewa baterai Polytron yang relatif terjangkau pun menjadi salah satu faktor kunci yang membuat motor listrik semakin relevan bagi kebutuhan harian masyarakat urban.

Kategori :