Daunnya yang berwarna hijau berpadu corak menarik membuatnya cocok ditempatkan di ruang tamu atau ruang kerja.
2. Philodendron Gantung
Berikutnya adalah philodendron gantung. Karakter daunnya yang menjuntai memberikan kesan dinamis ketika ditanam secara hidroponik.
BACA JUGA:Resmi! Persib Bandung Datangkan Sergio Castel, Striker Spanyol Akan Tajamkan Lini Depan
Akar yang terlihat tumbuh melalui pot justru menjadi nilai estetika tersendiri. Selain tampil menarik, philodendron juga dikenal mampu membantu menjaga kualitas udara di dalam ruangan.
3. Lidah Buaya
Pilihan lain yang tidak kalah menarik adalah lidah buaya. Tanaman ini sering dikenal karena manfaatnya, namun secara visual juga cukup menawan.
Dalam sistem hidroponik, lidah buaya tidak memerlukan banyak air dan relatif mudah dirawat. Penggunaan hidrogel dalam pot kaca sering dipilih untuk menonjolkan kesan modern dan bersih.
4. Janda Bolong
Selanjutnya ada janda bolong dengan ciri khas daun berlubang yang ikonik. Tanaman ini memiliki akar yang kuat dan adaptif terhadap larutan nutrisi.
Selama mendapatkan cahaya tidak langsung yang memadai, janda bolong dapat tumbuh subur dan menjadi focal point alami di dalam ruangan.
5. Anggrek
Sebagai penutup, anggrek juga layak dipertimbangkan sebagai tanaman hias hidroponik. Sebagai tanaman epifit, anggrek memang tidak bergantung pada tanah.
Media seperti arang atau sabut kelapa dapat digunakan untuk menopang akarnya, dengan penempatan pot gantung atau bertingkat yang menambah kesan elegan.
Secara keseluruhan, tanaman hias hidroponik menawarkan keseimbangan antara keindahan dan kepraktisan.