Kucing rabies menjadi sangat takut air atau hydrophobia karena rasa sakit saat menelan.
Mereka menghindari air dan menunjukkan reaksi takut berlebihan. Kucing juga takut cahaya terang dan mencoba bersembunyi di tempat gelap.
6. Kejang dan Tremor
Tubuh kucing berkedut dan menyebabkan kejang yang tidak terkontrol. Gangguan ini terjadi karena infeksi rabies menyerang otot serta sarafnya. Kucing juga mengalami tremor atau gemetar yang tidak bisa dikendalikan.
7. Makan Benda Asing
Kucing memakan bukan makanan seperti tanah, cat, kertas, atau benda lainnya. Perilaku aneh ini terjadi karena gangguan pada sistem saraf pusat yang membuat kucing kehilangan kemampuan membedakan makanan dan benda.
8. Kelumpuhan dan Koma
Kelumpuhan muncul secara bertahap mulai dari tenggorokan, kemudian ke kaki hingga keseluruh tubuh. Tidak lama setelah kelumpuhan total, kucing akan koma lalu meninggal.
Apa yang Harus Dilakukan?
Jika kucing menunjukkan gejala rabies, segera bawa ke dokter hewan terdekat. Jangan mencoba menangani sendiri karena sangat berbahaya.
Jika digigit kucing yang diduga rabies, segera cuci luka dengan sabun dan air mengalir, lalu pergi ke rumah sakit untuk mendapat vaksin anti rabies secepatnya.
Vaksinasi adalah langkah paling penting mencegah rabies pada kucing. Vaksin rabies diberikan sejak kucing berusia 8 minggu dan diulang setiap 1 tahun sekali.
Kedelapan tanda kucing rabies di atas harus diwaspadai dengan serius karena penyakit ini sangat fatal dan bisa menular ke manusia.