MAJALENGKA, RADARMAJALENGKA.COM – Identitas mayat yang ditemukan di kawasan kebun durian Blok Sinapeul, Desa Ujungberung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, pada Sabtu (1/11/2025), akhirnya terungkap.
Korban diketahui bernama Kursipa (37), warga Kelurahan Girinata, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.
Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Kasat Reskrim AKP Udiyanto menjelaskan, setelah mendapat laporan, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Dari hasil pemeriksaan medis oleh dr. Nevas Gardika, korban diperkirakan telah meninggal lebih dari tujuh hari. Jenis kelaminnya laki-laki, berusia sekitar 30–40 tahun, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya,” ujar AKP Udiyanto, Minggu (2/11/2025).
Lebih lanjut, hasil pemeriksaan Tim Inafis Polres Majalengka memastikan identitas korban adalah Kursipa. Keluarga korban yang datang ke lokasi membenarkan hal tersebut.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban telah meninggalkan rumah selama tiga bulan terakhir dan diketahui mengalami depresi sebelum ditemukan meninggal dunia.
“Setelah dilakukan pemeriksaan dan identifikasi, pihak keluarga menolak autopsi karena menerima bahwa korban meninggal secara wajar. Mayatnya kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” jelas AKP Udiyanto.
Penemuan ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi anggota keluarga yang memiliki gangguan psikologis, serta segera melapor kepada pihak berwenang apabila menunjukkan tanda-tanda mengkhawatirkan.
Sementara itu, penemuan mayat tersebut bermula ketika warga setempat dikejutkan oleh bau menyengat yang berasal dari sebuah saung di area kebun durian.
Mayat pertama kali ditemukan oleh Suntana (56), buruh harian asal Desa Balagedog, yang saat itu sedang mencari rumput di sekitar lokasi.
Ia mencium aroma tak sedap dan menelusuri sumbernya hingga menemukan tubuh seorang pria dalam posisi terlentang di dalam gubuk kecil, mengenakan kaos hitam lengan panjang dan celana panjang warna krem.
Karena panik, Suntana segera memanggil warga lainnya, Apriatna Nurjanah (52), untuk memastikan temuan tersebut. Keduanya kemudian melaporkan kejadian itu kepada perangkat Desa Ujungberung, yang selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian. (ono)
BACA JUGA:Kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Tampilkan Perjalanan Para UMKM yang Penuh Kejutan di Episode Final