Tingginya permintaan membuat Dede kewalahan. Ia tak bisa menyelesaikan seluruh pesanan dalam sehari, sehingga beberapa pelanggan harus menunggu dua hingga tiga hari untuk mendapatkan giliran servis.
“Kalau ada yang minta diselesaikan hari itu juga, biasanya baru bisa dikerjakan dua atau tiga hari kemudian. Soalnya yang sebelumnya juga belum selesai,” katanya.
Biasanya Dede hanya melayani lima rumah dalam satu hari. Namun di tengah cuaca panas seperti sekarang, jadwalnya jauh lebih padat. Wilayah kerjanya pun meluas hingga ke Sumedang dan Trisi (Indramayu).
“Kalau dulu sebelum magrib sudah pulang, sekarang nggak bisa. Kadang baru selesai jam 12 malam, bahkan jam 1 dini hari. Selama konsumen masih membukakan pintu, kita pastikan datang,” pungkasnya. (ono)