Kemudian usap dengan kuas dengan teknik memutar, dari bawah mata ke arah tulang pipi, dari pipi bagian bawah ke arah rahang hingga telinga dan dari pelipis menuju dahi. Setelah itu baru ambil lagi bedak dan usapkan ke bagian t-zone dahi, hidung hingga dagu tipis saja.
Setelah selesai gunakan spons dengan teknik dabbing yaitu menepuk seluruh wajah secara perlahan untuk meratakan warna bedak.
3. Menentukan warna sesuai tone kulit kamu
Pertama-tama, kamu harus mengenali undertone kulit kamu agar pilihan warna bedak sempurna.
Salah satunya dengan melihat urat nadi, warna kebiruan berarti kamu masuk dalam kategori ‘cool’ alias makeup dengan kandungan warna pink-ish sementara warna nadi kehijauan masuk dalam kategori ‘warm’ dan memerlukan makeup dengan kandungan warna yellow-ish.
BACA JUGA:6 Pilihan Bedak untuk Gatal di Badan Terbaik dan Paling Ampuh di Apotek
Mengapa perlu warna yang benar-benar sesuai? Agar ketika makeup menyerap ke kulit, kombinasi warna tidak bertabrakan dan terlihat cemong.
Kamu juga tidak perlu khawatir jika bedak kamu menipis di akhir hari.
4. Tuangkan bedak pada wadah datar
Salah satu kesalahan menggunakan bedak adalah pemakaiannya yang terlalu tebal. Mungkin karena kamu tidak menakarnya terlebih dahulu.
Selain dengan menepuk-nepuk kuas sebelum ditempelkan ke wajah, kamu bisa menggunakan wadah lain untuk memindahkan bedak yang akan kamu gunakan. Tempat paling mudah adalah tutup produk bedak taburmu.
Tuangkan sedikit pada tutup yang datar sehingga banyak sedikitnya dapat lebih terlihat. Jika berlebih, kamu hanya tinggal mengembalikan tutupnya ke tempat semula.
BACA JUGA:Merapat, Wajah Terlihat Glowing Abis 3+ Bedak Padat untuk Kulit Berminyak
5. Aplikasi tipis pada area t-zone
T-zone adalah area dengan produksi minyak paling banyak, area ini mencangkup dahi, hidung dan dagu.
Maka, tidak perlu mengaplikasikan bedak terlalu tebal di bagian ini, cukup ambil sedikit bedak dan mengaplikasikannya dengan usapan ringan atau dengan menepuk.