Kemudian PT BA Sampoerna mengembangkan lobster yang habitat aslinya ada di Benua Australia. Pihaknya mulai mencoba mengembangkan lobster air tawar dan pasar bisa menerima secara terbuka, karena lobster laut dan air tawar tidak ada bedanya, rasa dan keunggulannya sama. Sehingga, pihaknya terus mengembangkan saha lobster air tawar ini dengan sistem kemitraan.
Dijelaskan Johan, media budidaya lobster tidak perlu menyiapkan kolam, dan untuk budi daya mitra disediakan oleh perusahaan termasuk kebutuuhan pakan dan nutrisi telah disiapkan oleh PT BA Sampoerna. “Kami juga dalam pengelolaan budi daya lobster air tawar didampingi tenaga ahli yang profesional dan berpengalaman. Segala risiko kami yang tanggung, garansi 100 persen uang kembali,” tandasnya.
Lebih lanjut Johan menjelaskan, program paket kemitraan cetak dan tebar bibit lobster yakni paket kemitraan bibit lobster senilai Rp2 juta per paket. Mitra pada paket ini akan mendapatkan 4 lobster indukan. Adapun keuntungan mitra, bagi hasil untuk mitra akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp420 ribu per paket per 3 bulan sekali.
“Mitra hanya menyiapkan tempat yang tidak terkena langsung sinar matahari, dan merawat bibit lobster sesuai dengan bimbingan dan arahan pihak perusahaan. Sedangkan media budi daya disiapkan perusahaan,” bebernya seraya berharap warga Majalengka bisa menjadi pelopor pengembangan lobster air tawar di Ciayumajakuning.
“PT BA Sampoerna memang tidak ada hubungan dengan PT HM Sampoerna rokok, tapi dana CSR dari PT HM Sampoerna dititipkan melalui PT BA Sampoerna, “ imbuhnya.
Sementara itu, Sekda Eman Suherman mengapresiasi positif peluang bisnis dan sistem kemitraan yang dikembangkan oleh PT BA Sampoerna tersebut. Pria yang memiliki jiwa sebagai wirausaha itu mengharapkan agar para pensiunan juga masih bisa berkarya dan bermanfaat untuk keluarga serta masyarakat dengan memanfaatkan peluang usaha yang ada.
“Dalam memulai usaha itu kita jangan takut dengan modal dan rugi saja. Karena rezeki itu sesungguhnya sudah ada dan tinggal dijemput. Tapi kita kurang berencana saja dan tidak mau memulai,” kata Sekda Eman.
Sebagai bentuk kepercayaan kepada PT BA Sampoerna dan melihat peluang usaha ke depan yang dijanjikan perusahaan sangat menguntungkan, Sekda Eman langsung menyatakan siap untuk menjadi mitra dengan mengambil 100 paket Kemitraan senilai Rp200 juta.
”Semoga usaha yang kita jalankan menjadi penolong orang lain dengan aman, profesional dan terpercaya,” harapnya.
Sebagai bentuk kepercayaan kepada PT BA Sampoerna dan melihat peluang uaha ke depan yang dijanjikan perusahaan yang sangat menguntungkan, Sekda Eman langsung menyatakan siap untuk menjadi mitra dengan mengambil 100 paket Kemitraan senilai Rp. 100 juta. ” Semoga usaha yang kita jalankan menjadi penolong orang lain dengan aman, profesional dan terpercaya,” pungkasnya. (ara/ adv)