Vaksinasi Pelajar Dimulai

Kamis 29-07-2021,04:38 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim

MAJALENGKA - Program vaksinasi Covid-19 secara serentak di Kabupaten Majalengka mulai Rabu (28/7) bagi kalangan remaja atau pelajar usia 12-17 tahun. Para pelajar menyikapi vaksinasi ini sebagai asa untuk bisa memulai pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19. Mereka mengaku jenuh hampir dua tahun tidak berangkat sekolah.

\"Ya, Harapan saya semua lancar, dan kita bisa belajar lagi di sekolah. Bosan dan kurang mengerti saat harus daring,\" ujar Ghaida (14), santri kelas IX Ponpes Santi Asromo, Rabu (28/7).

Sementara pelajar lainnya, Muhammad Cholis (14) mengharapkan hal yang sama. Setahun lebih dengan pembelajaran daring, dirinya merasa kurang memahami banyak materi.

\"Saya selama sekolah ini belajar daring kurang lebih sudah setahun hampir dua tahun ini tidak sekolah, hanya daring. Saya kangen suasana sekolah. Bisa bergaul sama teman-teman di sekolah. Kalau lewat daring membosankan,\" ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi pelajar menjelaskan, pihaknya akan menyasar 99 ribu remaja/pelajar dan santri di Kabupaten Majalengka. \"Ya ini adalah launching pertama kita untuk vaksinasi bagi para pelajar. Santri sasaran kita ada 99 ribu, kita akan jemput bola,\" jelas Tarsono.

Pihaknya berharap, dengan pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar ini, ke depan pembelajaran tatap muka bisa segera dilakukan. Terlebih, ia pun yang berposisi sebagai orang tua menginginkan anaknya menangkap pelajaran dengan baik.

\"Keinginan para orang tua untuk anaknya belajar di sekolah sudah sangat membumbung tinggi. Ini ikhtiar kita agar keinginan kita untuk segera terealisasi,\" katanya.

Seperti diketahui, serapan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Majalengka sendiri tercatat dari data Dinas Kesehatan Majalengka, hingga 27 Juli 2021, tercatat jumlah kumulatif sasaran 140.650, dengan penyerapan vaksinasi dosis pertama mencapai 98.566 atau 9,41 persen. Sedangkan dosis kedua mencapai 42.083 atau 4,02 persen.

Jumlah tersebut terdiri dari kategori tenaga Kesehatan, petugas publik, lansia serta sasaran masyarakat rentan dan umum. Dari tenaga kesehatan yang berjumlah 7.470, dosis pertama serapan 3.932 atau 92 persen. Sedangkan dosis kedua yakni serapan 3.538 atau 82 persen.

Serapan vaksinasi petugas publik, yang mencapai 86.887 orang, pada dosis pertama vaksinasi pada 58.879 atau 128 persen, sedangkan dosis kedua mencapai 28.008 atau 61 persen.

Vaksin untuk lansia dengan target 13.913, pada dosis pertama mencapai 9.761 atau 8 persen dan dosis kedua 4.152 atau 3 persen. Sedangkan sasaran untuk masyarakat rentan dan umum dengan sasaran 32.320 vaksinasi dosis pertama, 25.935 atau 3 persen, sedangkan dosis kedua 6.385 atau 1 persen. (ono/bae)

Tags :
Kategori :

Terkait