Diisebutkan Nasrudin, pendataan keluarga melibatkan para kader mencapai 2.401 orang yang didanai oleh pemerintah pusat. Data penduduk ini bisa digunakan untuk penanganan stunting sehingga target tahun 2024 zero stunting bisa tercapai.
Nasrudin menyampaikan terima kasih kepada bupati yang sudah memberikan banuan kendaraan untuk pelaksanaan PK 2021, dan berharap ke depan dapat bantuan motor operasioal di 26 kecamatan se-Kabupaten Majalengka.
Pada pendataan keluarga ini menggunakan dua metoda di antaranya, metoda smartphone dengan target 74.6 persen untuk 326 ribu KK.
Pendataan akan diawali oleh Bupati Karna, Wabup Tarsono D Mardiana dan Sekda Drs H Eman Suherman MM serta Ketua DPRD Drs H Edy Annas Djunaedi MM pada Kamis (1/4) ini.
Nasrudin juga menyampaikan terima kasih kepada bupati yang telah memberikan perhatian kepada para kader Subpos KB dengan kebijakan emberikan honorarium mencapai Rp4,8 miliar dan memberikan batik bangga kencana bagi 2.300 kader Pos KB.
Pada Kamis (1/4) ini juga secara serentak akan dilaksanakan pelayanan KB Inplan mencapai 50 ribu orang se-Jabar, dan di Kabupaten Majalengka ditargetkan 3.087 peserta inplan di 32 faskes. “Mari kita sukseskan pedataan keluarga ini, sehingga mendapatkan data yang tepat dan akurat,” ajak Kadis Nasrudin diiyakan Kepala Bidang Pelayanan KB, Uju Gustawan. (ara/ adv)