Kades Edi mengaku terus gencar melakukan sosialisasi prokes kepada warga. Ia juga telah mengingatkan warga yang hajatan dengan ada hiburan untuk tidak melaksanakan pada malam hari dan mengindahkan prokes.
Sementara, Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Kertajati, Iing Muhammad Natsir menyebutkan, pembukaan PPKM tingkat Kecamatan Kertajati di Desa Sukakerta, karena Pemdes Sukakerta telah siap untuk melaksanakan PPKM. Dan, Desa Sukakerta merupakan wakil Kecamatan Kertajati pada lomba desa tingkat Kabupaten Majalengka.
Disebutkan Iing, pada pembukaan PPKM yang dihadiri Camat Andik Sujarwo, Danramil Kertajati, Kapten Inf Maman, wakil Kapolsek Kertajati, Kepala Puskesmas Sukamulya Kecamatan Kertajati dan anggota Satgas Covid-19 tingkat Kecamatan Kertajati diwarnai dengan sosialisasi pemasangan spanduk imbauan prokes, dan pembagian 1000 masker kepada warga.
“Kami juga membentuk Posko Aman Covid-19 di RW dan menyiapkan rumah isolasi untuk pasien terpapar covid-19,” ujarnya.
Ditambahkan Iing, selain menyiapkan ruang isolasi juga tim posko menyiapkan dana untuk biaya makan minum pasien Covid, vitamin plus BBM untuk ke rumah sakit semuanya dijamin. “Kalau ternyata tidak ada yang terpapar maka dananya akan masuk lagi ke rekening kas desa,” ujarnya.
Masih menurut Iing, kegiatan PPKM Mikro ini. Merupakan realisasi dari Kepmendagri 443 untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Dan, setiap posko desa aman Covid-19 terdiri dari 4 tim, yakni tim pencegahan, penanganan, pendukung. “Kami melakukan pemasangn spanduk, edukasi ke warga untuk displin prokes, membagikan hand sanitizer, “ imbuhnya.
Di tempat sama, Tim Ahli Pedamping Desa Kabupaten Majalengka, Maman menyebutkan, para pendamping desa juga siap laksanakan PPKM. Disebutkan Maman untuk pennanggulangan dan penanganan Covid-19, Pemdes dapat menggunakan alokasi dana desa sebesar 8 persen dari total yang diterima oleh desa.
Disebutkan Maman PPKM di Kabupaten Majalengka berlaku di seluruh desa sebanyak 330 desa. PPKM ini efektif untuk membatasi pergerakan kegiatan di RT dan menekan angka penyebaran covid-19,” pungkasnya. (ara/adv)