MAJALENGKA - Pemerintah Kecamatan Jatitujuh melalui tim monitoring dan evaluasi pengelolaan keuangan desa, kembali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) di Desa Randegan Wetan, Selasa (30/6). Sekretaris Camat Jatitujuh juga selaku ketua tim monev, Uus Suharto MPd mengatakan tujuan monev untuk lebih meningkatkan serta menguatkan kembali azas pengelolaan keuangan desa yang lebih efektif, efisien, partisipatif, dan akuntabel. Desa Randegan Wetan diharapkan betul-betul mengelola dana desa dengan baik, agar tepat sasaran dan bisa memberdayakan masyarakat untuk menurunkan angka kemiskinan. Hal itu sesuai Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, serta tidak lepas dari perencanaan yang baik mulai dari RPJM, BA Musdes, RKP Desa dan APBDesa. Selain itu tidak lepas dari persentase realisasi, pelaporan, dan pertanggungjawaban. “Monev ini sebagai upaya pembinaan kepada pemerintah desa, bukan sebagai ajang mencari kesalahan,” ujarnya. Sementara Kepala Desa Randegan Wetan, Ahmad Umbara SE sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan tim monev Kecamatan Jatitujuh. Pemdes berharap seusai monev, perangkat desa bisa melaksanakan pengelolaan keuangan desa dengan baik. Selain itu bisa menerapkan apa yang menjadi arahan ataupun berpedoman pada Permendagri Nomor 20 Tahun 2018. “Harapannya, perangkat desa memahami serta mengikuti materi yang disampaikan Kasie Pemerintahan Kecamatan Jatitujuh, yang memberikan materi mulai dari perencanaan, persentase realisasi, pelaporan dan pertanggungjawaban dalam keuangan Desa,” ujar kades. Ahmad Umbara juga menjelaskan bantuan gubernur tahun 2020 sudah direalisasikan dalam wujud pembangunan di blok Nagrog dengan rincian drainase 61 meter persegi dan hotmix jalan sepanjang 410 meter dengan anggaran Rp99.150.000. Sementara untuk Dana Desa tahap 1, sudah direalisasikan pembangunan kios BUMDes 4 lokal dan atrium dengan lebar 3 meter yang menelan anggaran Rp225.200.000. Selain itu, dana desa juga sudah direalisasikan padat karya volume 2.100 panjang 700 dengan biaya Rp65 juta. “Sisanya, untuk BLT Desa dengan penerima 27 KK atau Rp48 juta. Untuk rutilahu Rp30 juta, dari DD 15 juta dan sisanya swadaya masyarakat. Rutilahu sendiri ada dua unit yaitu milik Sarji di blok Bojong Badak dan mlik Sutara blok Bojong Seler,” ujarnya. (iim)
Pemcam Jatitujuh Monev Randegan Wetan
Kamis 02-07-2020,12:06 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-04-2026,14:52 WIB
Perbaiki Oksigen di Rumah, Ini 5 Tanaman Hidroponik Indoor Pembersih Udara yang Wajib Dimiliki di Perkotaan
Senin 13-04-2026,17:03 WIB
Udara di Rumah Lebih Bersih! Ini 6 Tanaman Hidroponik Indoor yang Cantik Sekaligus Menyehatkan!
Senin 13-04-2026,13:04 WIB
Wajib Punya di Ruangan! Ini 7 Tanaman Hias Pembersih Udara Ini Ampuh Serap Polusi di Rumah
Senin 13-04-2026,17:52 WIB
Cicilan Motor Listrik Polytron Fox 350 Mulai Rp 300 Ribuan Perbulan, Fast Charging, Top Speed 95 Km
Senin 13-04-2026,12:37 WIB
Seperti Masa Depan, Ini Dia 4 Motor Listrik Buatan Jepang, Modern dan Futuristik, Begini Spesifikasinya
Terkini
Selasa 14-04-2026,09:50 WIB
Bikin Tidur Makin Nyenyak dan Udara Bersih, 10 Jenis Tanaman Hias Penghasil Oksigen di Malam Hari untuk Indoor
Selasa 14-04-2026,09:45 WIB
Motor Listrik Yadea Osta Desain Classy Spek Tangguh, Mesinnya 2750 Watt, Support Jarak Tempuh 150 Km
Selasa 14-04-2026,08:44 WIB
3 Harga Motor Listrik Polytron Fox Series Edisi April 2026, Model Fox 500 Dibanderol Mulai dari Rp11 Jutaan
Selasa 14-04-2026,08:13 WIB
Cuti Bersama Mei 2026 Bikin Banyak Long Weekend! Simak Daftar Tanggal Merah dan Libur Panjangnya
Selasa 14-04-2026,07:21 WIB