MAJALENGKA- Makanan tradisional serabi masih cukup diminati oleh konsumen untuk menu berbuka puasa. Pemilik Serabi Armadja, Teti Damayanti menyebutkan dirinya sudah sekitar 11 tahun lebih berjualan serabi aneka rasa. Diakuinya, bila kebayakan penjual serabi itu menggunakan kayu bakar. Tapi dirinya justru menggunakan bahan bakar gas sehingga tidak menimbulkan pencemaran udara. Menurutnya, di Kecamatan Maja, penjual serabi cukup banyak. Namun ia bersyukur di saat Ramadan dan di tengah wabah Corona ini, penjualan serabinya masih cukup diminati pelanggan, walupun tingkat penjualan menurun. “Kalau biasanya saat kondisi normal, penjualan serabinya bisa menghabiskan beras 7-10 kg, kini hanya menghabiskan adonan serabi 5 kg saja,” tutur alumni Madrasah Aliyah Assalam Maja ini. Diceritakan dia, dirinya membuat serabi dengan berbagai rasa sesuai selera konsumen . Menurut Teti, lapak miliknya buka jam 16.00 hingga pukul 18.00 WIB. “Alhamdulillah para pelanggan masih setia memesan melalui via HP/WA atau datang langsung,. Biasanya diambil menjelang buka puasa,” tuturnya/ Diakuinya ia melanjutkan usaha dari orang tuanya secara turun temurun dan mulai menggunakan gas melon sejak tahun 2006. Sebelumnya orang tuanya menggunakan kompor yang dimodifikasi. (ara)
Serabi Diminati untuk Berbuka Puasa
Minggu 17-05-2020,09:04 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 15-04-2026,06:08 WIB
7 Tanaman Penghasil Oksigen di Dalam Rumah yang Bikin Udara Sehat dan Serap Polutan Berbahaya
Rabu 15-04-2026,05:42 WIB
Skema Kredit Motor Listrik Polytron Fox 500 Terbaru 2026 Mulai dari 1 Jutaan
Rabu 15-04-2026,08:27 WIB
Udara Bersih Bikin Nyamuk Minggat, Berikut 6 Tanaman Hidroponik Indoor yang Paling Menyehatkan
Rabu 15-04-2026,10:50 WIB
Gak Perlu Beli Air Purifier, Pakai 7 Tanaman Pembersih Udara Dalam Ruangan untuk Basmi Habis Polutan
Rabu 15-04-2026,07:12 WIB
Auto Bikin Salfok! Ini 8 Tanaman Hias Estetik untuk Dekorasi Halaman Rumah Biar Makin Menarik
Terkini
Rabu 15-04-2026,20:24 WIB