Gunakan Dana Desa Cegah Covid-19

Kamis 09-04-2020,11:00 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim

MAJALENGKA - Mencegah meluasnya penyebaran covid-19, sejumlah desa di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mengalokasikan dana desa untuk kegiatan pencegahan. Salah satunya Desa Cisetu, Kecamatan Rajagaluh, yang mengalokasikan dana desa untuk melindungi warganya dari penyebaran virus corona. Dana tersebut digunakan untuk belanja sejumlah peralatan medis demi mendukung upaya pencegahan wabah corona di setiap wilayah blok yang ada di desa tersebut.Termasuk juga membentuk struktur relawan desa berdasarkan surat keputusan Kepala Desa Cisetu Nomor 2 tahun 2020. Pembiayaannya menggunakan alokasi dana desa anggaran 2020 sekitar Rp 65 juta. Kepala Desa Cisetu, Iwan Kriswana mengakui pemeritah desa memberikan perhatian sangat serius pada penanganan wabah corona. Hal itu dibuktikan dengan melakukan upaya antisipatif termasuk mengalokasikan dana desa untuk kegiatan pencegahan covid-19 tersebut. \"Kami telah membentuk posko pencegahan corona. Alokasinya dari pagu dana desa yang masuk ke APBDesa Tahun 2020 sebesar sekitar Rp 65 juta,\" ungkapnya Rabu (8/4). Selain pembuatan posko, menurut Iwan, dana desa tersebut juga dibelanjakan untuk hand sanitizer, thermo infrared, masker, disinfectant spray, Alat Pelindung Diri (APD), bantuan pangan, alat cuci tangan dan mamin petugas Covid-19 serta hand sprayer. \"Untuk jumlah penduduk di Desa Cisetu hingga sampai bulan Maret 2020 ini, sekitar 4.560 jiwa dengan luas wilayah 115.550 hektar dan ini akan menjadi komitmen kami dan perhatian serius pemerintah desa untuk melindungi warganya dari virus corona,\" ucapnya. Iwan menambahkan, untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Desa Cisetu, hingga per hari Rabu (8/4) ada sekitar 124 orang yang terdiri dari laki-laki 109 orang dan perempuan 15 orang. Mereka merupakan perantau yang mudik ke Desa Cisetu yang berasal dari wilayah zona merah sebagai pekerja swasta. Seperti, yang datang dari kota atau wilayah Jakarta, Bekasi, Tanggerang, Tanggerang Selatan, Bogor, Kota Depok, Karawang, Bandung, Cirebon dan TKI dari Malaysia. \"Kendati demikian, mereka yang masuk dalam ODP sudah kita periksa satu persatu kesehatannya dan diminta untuk mengisolasi mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari,\" jelasnya. Sedangkan, kata dia, upaya lain yang dilakukan Pemerintah Desa Cisetu dalam mencegah wabah corona adalah melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat. Seperti, masjid, musala, kantor desa, pos kamling dan tempat lainnya. \"Dana desa yang kita alokasikan untuk pencegahan corona ini, juga untuk membantu warga yang terdampak corona, dengan memberikan bantuan sembako. Namun, mereka yang mendapatkan sembako tersebut, merupakan masyarakat yang belum terima bansos. Seperti PKH, BPNT atau pun lainnya,\" ungkapnya. (bae)

Tags :
Kategori :

Terkait