MAJALENGKA – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H Pepep Saeful Hidayat SIKom menjelaskan pandemi virus corona yang melanda di berbagai daerah di tanah air mengakibatkan berbagai persoalan terjadi. Di antaranya kelangkaan alat pelindung diri (APD) dan terhambatnya perekonomian masyarakat. Dirinya memberikan solusi terkait persoalan tersebut. Pemerintah harus melibatkan semua komponen masyarakat dalam menanggulangi persoalan ini dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Seperti saat ini hampir setiap daerah mengalami kelangkaan APD. Termasuk di Majalengka. Sementara Majalengka itu memiliki banyak konveksi atau pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). “Jadi, pembuatannya bisa dikerjasamakan dengan mereka, sehingga perputaran roda perekonomian atau uang tetap berputar di Majalengka,\" papar politisi PPP ini. Mantan anggota DPRD Majalengka tiga periode ini menegaskan jika menggandeng UMKM Majalengka, hal itu sejalan dengan imbauan pemerintah yang meminta masyarakat diam di rumah dalam menghadapi pandemi covid-19. Solusi ini juga sebagai bagian memberikan pekerjaan kepada masyarakat saat harus tetap di rumah. Jika ini dilakukan sudah pasti memberikan peluang usaha, dengan pemerintah sebagai agennya. Di saat pemerintah berteriak kekurangan APD, pemerintah di sini mengonsolidasikan para pelaku KUKM untuk memproduksi masker dan APD. Dia menambahkan, seperti diketahui pandemi virus corona bukan hanya menyerang kesehatan, tetapi dampaknya sangat sistemik. Pihaknya mengajak masyarakat menyisihkan sebagian gajinya atau rezekinya untuk disumbangkan kepada yang membutuhkan. \"Walaupun sedikit, kita sama-sama menyisihkan sebagian gaji untuk digunakan menangani virus Corona. Saya berharap menjadi pemicu bagi kesadaran maayarakat untuk ikut berpartisipasi,\" harapnya. (ono)
Pepep: Perlu Libatkan KUKM Buat Kebutuhan APD
Kamis 02-04-2020,09:30 WIB
Editor : Leni Indarti Hasyim
Kategori :