MAJALENGKA - Kabupaten Majalengka menjadi salah satu daerah dengan kasus anak bertubuh pendek disebabkan gizi buruk berkepanjangan (malnutrisi kronis) terbanyak di Jawa Barat. Kota Angin berada di urutan keenam tertinggi penderita stunting di Jawa Barat setelah Kota Tasikmalaya dengan persentasi 30,2 persen. Untuk menekan angka penderita ini Pemerintah Kabupaten Majalengka menginstruksikan seluruh Puskesmas secara intens agar melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga. Bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi MMPd mengatakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Majalengka juga memiliki peran yang kuat untuk mengatasi stunting. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jawa Barat, terdapat delapan kabupaten/kota yang memiliki prevalensi stunting tinggi di antaranya Kabupaten Garut, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Bandung Barat, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Purwakarta. Ke delapan daerah itu menjadi perhatian khusus Pemprov Jabar karena jumlah kasus yang ditemukan cukup tinggi. “IDI diharapkan mampu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten untuk ikut terlibat dalam menyosialisasikan program bebas stunting,” jelas Bupati. Karna mengungkapkan, yang terpenting adalah semua bisa terlibat mengadvokasi masyarakat, ibu hamil agar bersedia secara rutin memeriksakan diri ke dokter atau Puskesmas hingga ke Posyandu yang ada di lingkungannya. Stunting sangat berisiko dan akan menganggu perkembangan kognitif serta kemampuan belajar anak. \"Jadi anak yang pertumbuhannya terganggu akan lebih berisiko pada perkembangan kemampuan berpikir anak. Yang fatal lagi berdasarkan teori kesehatan, stunting ini akan lebih berisiko mengalami penyakit kronis ketika dewasa kelak,” jelas Bupati. Oleh karenanya masyarakat terutama ibu hamil diimbau untuk terus memeriksakan kesehatan diri, dan kandungannya. Dengan cara tersebut akan lebih bisa dicegah karena akan diketahui apa kekurangan yang ada dalam tubuhnya. Baik kekurangan gizi, zat besi, yodium atau kandungan lainnya. Disamping itu juga adalah pastikan data ibu hamil, data balita dan perkembangan kondisi tubuhnya guna memudahkan melakukan intervensi pada mereka. (ono)
Minta IDI Aktif Lawan Stunting
Selasa 25-02-2020,11:57 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 10-04-2026,09:48 WIB
5 Tanaman Hias Hidroponik Indoor yang Bisa Hidup Tanpa Media Tanah
Jumat 10-04-2026,09:24 WIB
Motor Listrik VinFast Viper 2026 Hadir dengan Spek Mumpuni, Jarak Tempuh 156 Km, Mesin Brushless 3000 Watt
Jumat 10-04-2026,05:54 WIB
5 Tanaman Hias di Dalam Rumah Pembersih Udara
Jumat 10-04-2026,06:46 WIB
Motor Listrik Suzuki Akhirnya Datang? Harganya Bikin Kaget!
Jumat 10-04-2026,05:26 WIB
10 Tanaman Hias Minimalis untuk di Dalam Rumah, Bikin Hunian Estetik Tanpa Makan Tempat
Terkini
Jumat 10-04-2026,22:45 WIB
Beli Motor Listrik U-Winfly M135H di Shopee, Seharga Rp 21 Jutaan Dapat Skutik Modern untuk Sehari-hari
Jumat 10-04-2026,22:08 WIB
Sekali Cas Bisa 70 Km, Motor Listrik Polytron Evo Electric Tenaga 3000 Watt, Hemat Baterai Harga 28 Jutaan
Jumat 10-04-2026,21:31 WIB
5 Tanaman Hias di Dalam Rumah Penghilang Energi Negatif dan Bikin Rumah Jadi Adem
Jumat 10-04-2026,20:45 WIB
Honda Scoopy Cinnamoroll Edisi Terbatas Tampil Beda, Imut, Irit, Full Fitur Kekinian, Harga Ramah Kantong
Jumat 10-04-2026,20:32 WIB