Minta Pemkab Tegas Tindak Parkir Liar

Kamis 09-01-2020,06:30 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim

MAJALENGKA - Tugu Bundaran Kujang di perempatan Kadipaten disinyalir menjadi salah satu penyebab kemacetan di wilayah tersebut. Penuturan pengendara yang melintas, Dian Rokim (25) tugu tersebut membuat arus lalu-lintas menjadi semakin macet. Dikatakan warga Desa Karangsambung Kecamatan kadipaten ini, kendaraan yang biasanya lurus harus memutar dulu mengikuti rekayasa lalu-lintas yang diterapkan. Meskipun ada lampu merah, namun lampu itu tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Sebab, banyak pengendara yang melanggar. “Tadinya kan tidak ada bundaran, sekarang setelah dibangun, jadi makin macet. Mengingat kendaraan harus berputar terlebih dahulu mengitari tugu tersebut. Justru bukannya lancar, malah makin macet,” ujarnya Rabu (8/1). Kondisi tersebut, kata dia, diperparah dengan banyaknya parkir liar mobil pribadi di sepanjang Jalan Brawijaya, Kadipaten tepatnya di depan Pasar Kadipaten sampai ke Surya Toserba. Selain itu, di beberapa ruas jalan terlihat puluhan mobil pribadi berjejer dan beberapa di antaranya mengambil sebagian besar badan jalan. Akibatnya, bila ada kendaraan lain yang berhenti maka mengakibatkan arus jalan tersendat. Hal senada juga diutarakan oleh Sobari, salah seorang pengguna jalan yang berprofesi sebagai sopir angkot jurusan Majalengka-Kadipaten. Dirinya mengeluhkan banyaknya kendaraan pribadi atau truk yang terparkir di badan jalan. Apalagi kendaraan yang melintas tepat di lampu merah Kadipaten dari empat arah yakni dari arah Cirebon menuju Bandung, dari Majalengka menuju Jatitujuh dan sebaliknya menjadi terhambat. \"Dulu saja sebelum ada bundaran, di sini sering macet. Apalagi sekarang. Kami meminta kepada anggota Satlantas Polres Majalengka maupun dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi, segera menertibkan truk-truk tambang yang terparkir yang mengambil sebagian besar badan jalan di sepanjang Jalan Brawijaya,\" pintanya. Sobari mengharapkan agar sopir yang membandel dapat diberikan tindakan langsung (tilang) bila memarkir di sembarangan tempat. Apalagi, Jalan Brawijaya merupakan jalur padat kendaraan sehingga wilayah itu harus bebas dari perparkiran. Sementara itu, pengemudi bus Widia jurusan Rajagaluh-Cikarang, Wahyu merasa sangat terganggu dengan adanya bundaran tersebut. Ditambah lagi  parkir liar yang memanfaatkan sebagian bahu jalan karena menghalangi laju mobilnya yang hendak berbelok ke arah kiri tepatnya ke arah Bandung. Sementara itu, Bupati Majalengka Karna Sobahi mengatakan pihaknya sudah mengajukan surat ke pemerintah pusat guna penanganan tugu tersebut. Rencananya, tugu itu akan dibongkar. \"Kami sudah mengajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum. Sebab itu sumber kemacetan,\" kata Karna. Penanganan lain untuk mengatasi kemacetan juga akan dilakukan pemerintah. Pembuatan flyover jadi rencana lain untuk mengurai kemacetan di jalan nasional itu. \"Akan buat flyover dari arah Bandung ke Cirebon,\" jelasnya. (ono)

Tags :
Kategori :

Terkait