MAJALENGKA - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Rd M Umar Ma\'ruf SSos MSi mengatakan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 141 desa sedikit menghambat penyaluran dana desa (DD). Namun bantuan tersebut tetap terserap oleh masing-masing desa. Menurut Umar, dalam posisi pilkades, kepala desa petahana itu cuti atau nonaktif digantikan Pjs. Sehingga ada transfer pekerjaan, proposal, tidak terdistribusi dengan baik. \"Hal-hal seperti itu sedikit menghambat proses administrasi di desa tersebut. Saya minta masyarakat agar bersabar dan tidak perlu khawatir bantuan pemerintah tersebut tidak tersalurkan,\" jelasnya. Menurutnya, penyerapan dana desa tinggal menunggu waktu karena tertunda tahapan pilkades yang menjadi pekerjaan tambahan bagi para perangkat desa. Penyaluran dana desa yang tertunda itu tidak akan mengganggu pelayanan masyarakat karena Pjs yang ditunjuk adalah pegawai yang berkualitas. Dana Desa (DD) jelas tidak boleh tersendat atau tidak lancar. Hal tersebut berpengaruh hingga bisa menghambat suatu rencana kegiatan yang telah dibuat dan diusulkan melalui Rencana Anggaran Biaya (RAB) tahun sebelumnya. \"Maka wajib harus dicairkan. Namun instansi terkait juga tidak boleh asal mencairkan. Apalagi kekhawatiran yang terjadi ketika proses pencairan itu bersamaan dengan masih berlangsungnya tahapan pilkades,\" bebernya. Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi dan Pembangunan Desa, Hj Ida Agustina Fitriani SPd menjelaskan, proses pencairan anggaran tidak langsung turun atau ditransfer via rekening kas desa setelah ada kesepakatan dari OPD terkait yakni Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Proses pencairan termin akhir DD tersisa waktu tiga bulan lagi. Artinya, DD tidak langsung dikirim ke kas desa, namun disimpan di kas daerah. Tujuannya tentu saja agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama proses pilkades serentak berlangsung kemarin. \"Bulan Desember itu harus beres. Kalaupun anggaran ditarik itu boleh. Sementara dieksekusinya nanti setelah pencalonan kepala desa terpilih ditentukan. Jadi ini aman. Karena uangnya disimpan di kas pemda. Bukan langsung dikirim ke kas desa,\" imbuhnya. Ditambahkan, dalam proses realisasi DD tentu harus saling menjaga dan mengawasi. Pengendalian dari unsur kecamatan, hingga BPMD dan Inspektorat maupun BKAD. Oleh karenanya selama proses saling menjaga, maka dana desa dipastikan aman. \"Sebab di eksekusi setelah habis masa cuti atau pemilihan kepala desa selesai,\" tukasnya. (ono)
Dana Desa Terhambat Pilkades
Jumat 08-11-2019,09:26 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-04-2026,19:45 WIB
Cicilan Mulai Rp300 Ribuan Dapat Skutik yang Tembus 130 Km, Kredit Motor Listrik Polytron Fox 350 Tahun 2026
Senin 06-04-2026,20:24 WIB
Pembawa Hoki dan Nasib Baik, Ini 5 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan Cocok Untuk Di dalam Rumah
Senin 06-04-2026,21:39 WIB
5 Jenis Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan & Pembawa Hoki, Kurangi Polusi Udara di Dalam Rumah
Senin 06-04-2026,22:45 WIB
Rekomendasi Motor Listrik Buatan Indonesia Harga Murah, Bisa Angkut 175 Kg Hingga 75 Km Top Speed
Senin 06-04-2026,22:38 WIB
Harga Motor Listrik Buatan Jepang, Honda CUV e Kembali Turun Cuma 20 Jutaan Kecil, Tembus Top Speed 80 Km
Terkini
Selasa 07-04-2026,17:24 WIB
Ruangan Sempit Bisa Estetik! Ini 6 Tanaman Indoor untuk Rumah Minimalis, Tampilan Menarik & Penuh Manfaat
Selasa 07-04-2026,16:33 WIB
Bukan Sekadar Murah, VinFast Viper, Evo, Feliz II Hadirkan Fitur Modern, Jarak 262 Km dan Swap Baterai Cepat
Selasa 07-04-2026,16:17 WIB
Uwinfly M110F Motor Listrik Fitur Canggih Keyless, Akselerasi 0-50 Km/jam, Hanya 6,5 Detik Harga Rp14 Jutaan
Selasa 07-04-2026,15:22 WIB
Fresh dari Oven! Motor Listrik dari China Terbaru dengan GPS Tracking dan Jarak 150 Km, Yadea Osta 2026
Selasa 07-04-2026,14:56 WIB