Sehari, Dua Kebakaran Lahan Terjadi di Leuwimunding
Musibah kebakaran terjadi di kecamatan Leuwimunding. Dalam satu hari, kejadian tersebut terjadi dua kali tepatnya di Desa Parakan dan desa Rajawangi, Senin 14 September 2026.-ist-radarmajalengka
MAJALENGKA, RADARMAJALENGKA.COM - Musibah kebakaran terjadi di kecamatan Leuwimunding. Dalam satu hari, kejadian tersebut terjadi dua kali tepatnya di Desa Parakan dan desa Rajawangi, Senin 14 September 2026.
Kejadian pertama di lahan milik Jordan (58) warga blok senen Rt 007 RW 003 Desa Parakan Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka. Api muncul diketahui sekitar pukul 03.00 WIB oleh Sandi pegawai SPPG Parakan.
"Nandi saat itu pulang setelah bekerja dapur MBG melihat api sudah membesar. Kemudian Nandi melaporkan peristiwa tersebut ke perangkat desa dan menindaklanjuti laporan ke Polsek dan Praja Binmas," kara kasi Trantibum Kecamatan Leuwimunding, Ande Endang Aoma Achmar SSos, kepada Radar.
Api kemudian baru dapat dipadamkan dengan alat seadanya. Petugas sampai harus meminjam pompa air kepada warga. Sekitar pukul 06.00 WIB si jago merah berhasil dipadamkan.
BACA JUGA:Petanque Majalengka Siap Tempur di Porprov XV Jawa Barat, Targetkan Penampilan Maksimal
"Diduga peristiwa ini akibat kelalaian dari pemilik lahan yang akan membakar sarang ular dilahan tersebut. Namun kondisi tersebut bekas gudang rongsok, sehingga material plastik dan karung mudah terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa," kata Ande.
Kejadian baru padam di desa Parakan, namun musibah kebakaran ini kembali muncul tepatnya menimpa Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Blok Sabtu Rt 03 RW 01 Desa Rajawangi, Kecamatan Leuwimunding.
"Selang beberapa jam kejadian di desa Parakan, peristiwa serupa kembali terjadi di lahan TPS yang merupakan bengkok desa Rajawangi. Api pun berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan TNI/Polri dan Praja Binmas," imbuh Ande.
Ande menuturkan, kronologi kebakaran di bengkok TPS desa Rajawangi tersebut bermula saat Amin (40) sedang mengantarkan warga mengambil bantuan pangan sekitar pukul 09.30 WIB. Ketika melewati lahan tersebut, api sudah menjalar membakar sebagian lahan dan pohon.
BACA JUGA:Bahasa Sunda dan Semangat Egaliter: Aing-Manéh Jadi Pintu Masuk Wawasan Kasundaan Kiwari
Kemudian Amin yang merupakan anggota Linmas desa Rajawangi itu menghubungi pihak desa dan petugas gabungan. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB dengan alat seadanya.
"Kami mengimbau kepada warga Leuwimunding untuk tidak membakar sampah sembarangan. Sebab kondisi cuaca panas disertai angin kencang sedang melanda wilayah Leuwimunding dua hari ini," imbaunya. (ono)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
