Kertajati Jadi Bengkel Hercules AS? Bupati Majalengka: Yang Penting Bandara Ramai!
Bupati Majalengka mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Setda Kabupaten Majalengka, Senin (1/6/2026).-Dok-Baehaqi
RADARMAJALENGKA.COM – Rencana kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat untuk menjadikan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sebagai pusat pemeliharaan atau Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) pesawat Hercules C-130 terus menuai perhatian publik.
Di tengah munculnya berbagai penolakan dan kekhawatiran dari sejumlah pihak, Bupati Majalengka Eman Suherman justru menyambut positif rencana tersebut.
Menurut Eman, yang terpenting bagi masyarakat Majalengka adalah meningkatnya aktivitas di Bandara Kertajati sehingga mampu memberikan dampak ekonomi bagi daerah dan warga sekitar.
Pernyataan itu disampaikan Eman usai mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Setda Kabupaten Majalengka, Senin (1/6/2026).
"Kalau kita ini bukan pemilik bandara. Yang penting bagi Majalengka adalah bagaimana bandara ini ramai dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Eman kepada wartawan.
Ia meminta masyarakat tidak langsung berasumsi bahwa keberadaan fasilitas MRO pesawat Hercules akan mengubah fungsi Kertajati menjadi pangkalan militer. Menurutnya, MRO merupakan fasilitas perawatan pesawat yang berorientasi pada bisnis dan industri penerbangan.
"Jangan terlalu cepat menyimpulkan bahwa ini akan menjadi pangkalan militer. MRO itu maintenance, repair, overhaul. Artinya bengkel pesawat, bukan pangkalan militer," ujarnya.
BACA JUGA:Rekomendasi 8 Motor Listrik untuk Ojol dan Kurir, Jarak Tempuh 200 Km, Bisa Swap dengan Dua Baterai
Eman meyakini keberadaan pusat perawatan pesawat di Kertajati justru akan menjadi daya tarik bagi maskapai dan industri penerbangan lainnya.
Aktivitas perawatan pesawat yang tinggi dinilai akan berdampak positif terhadap peningkatan lalu lintas udara di bandara tersebut.
"Saya yakin kalau bengkel pesawat ada di Majalengka, sektor komersial juga akan ikut bergerak. Tidak mungkin ada MRO tanpa aktivitas penerbangan komersial. Kalau pusat perawatan pesawat ada di sini, pesawat-pesawat lain juga akan datang," katanya.
Menurut Eman, selama ini masyarakat Majalengka masih menunggu Bandara Kertajati benar-benar berfungsi optimal sebagai pusat transportasi udara dan penggerak ekonomi wilayah Ciayumajakuning.
BACA JUGA:Inspirasi Tanaman Hidroponik Vas Minimalis untuk Dekorasi Modern, Cantik dan Mudah Dirawat
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
