Elnusa Bukukan Laba Rp190 Miliar di Q1 2026, Arus Kas Melonjak dan Kinerja Tetap Solid
Elnusa Catat Kinerja Resilien di Kuartal I 2026, Arus Kas Menguat-Dok-Istimewa
RADARMAJALENGKA.COM-Jakarta, 28 April 2026– PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi, membukukan kinerja keuangan yang tetap solid pada Kuartal I 2026. Di tengah dinamika industri energi global, perseroan menunjukkan ketahanan bisnis melalui peningkatan arus kas dan efisiensi operasional.
Perusahaan mencatat pendapatan usaha sebesar Rp3,6 triliun dengan laba bersih mencapai Rp190 miliar, tumbuh 2 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Peningkatan ini diikuti oleh Net Profit Margin yang naik menjadi 5,2 persen, mencerminkan perbaikan kualitas pendapatan dan disiplin pengendalian biaya.
BACA JUGA:Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak: Proses, Biaya, dan Syarat Resmi dari ATR/BPN
Selain itu, EBITDA tercatat sebesar Rp423 miliar atau meningkat 7 persen YoY, yang menandakan operasional perusahaan semakin efisien dan stabil. Kinerja ini menjadi indikator penting atas kemampuan Elnusa menjaga profitabilitas di tengah fluktuasi harga energi.
Arus Kas Operasi Melonjak Tajam
Salah satu sorotan utama dalam laporan keuangan Elnusa adalah lonjakan arus kas operasi (cash flow from operations/CFO) yang mencapai Rp1,04 triliun, meningkat signifikan sebesar 267 persen YoY. Posisi kas perusahaan juga menguat menjadi Rp3,39 triliun hingga akhir Maret 2026 atau naik 15 persen YoY.
Penguatan likuiditas ini memberikan fleksibilitas finansial bagi perusahaan untuk menjalankan strategi ekspansi secara selektif sekaligus menjaga ketahanan keuangan jangka panjang.
BACA JUGA:Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf PCNU Indramayu, Dorong NU Perluas Manfaat Nyata
Diversifikasi Bisnis Jadi Penopang Kinerja
Dari sisi portofolio bisnis, segmen distribusi dan logistik energi masih menjadi kontributor terbesar dengan porsi 64 persen terhadap total pendapatan. Sementara itu, jasa hulu migas terintegrasi menyumbang 28 persen, dan jasa penunjang migas sebesar 8 persen.
Komposisi tersebut menunjukkan model bisnis Elnusa yang terdiversifikasi dan mampu meredam dampak siklus industri energi yang fluktuatif.
Fundamental Keuangan Tetap Terjaga
Hingga akhir Maret 2026, total aset Elnusa tercatat sebesar Rp11,0 triliun atau tumbuh 1 persen secara year-to-date (YtD). Sementara ekuitas meningkat menjadi Rp5,5 triliun atau naik 4 persen YtD.
Direktur Keuangan Elnusa, Nelwin Aldriansyah, menegaskan bahwa perusahaan fokus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas kinerja.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
