Berpotensi Picu Harga BBM Naik, Bupati Eman Ajak Warga Berhemat Ditengah Gejolak Perang AS-Israel vs Iran

Berpotensi Picu Harga BBM Naik, Bupati Eman Ajak Warga Berhemat Ditengah Gejolak Perang AS-Israel vs Iran

Bupati Majalengka Drs H Eman Suherman MM mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi dampak ekonomi global yang bisa dirasakan hingga ke daerah mulai dari kenaikan harga BBM dan meminta masyarakat untuk lebih hemat.-Ono Cahyono-radarmajalengka

MAJALENGKA, RADARMAJALENGKA.COM - Di tengah dinamika geopolitik dunia yang terus memanas, Bupati Majalengka Drs H Eman Suherman MM mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi dampak ekonomi global yang bisa dirasakan hingga ke daerah.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah konflik berkepanjangan antara AS-Israel dan Iran yang berpotensi memengaruhi stabilitas energi dunia.

Menurut Bupati Eman, perang yang terjadi di kawasan Timur Tengah dapat berdampak langsung terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama sektor energi dan bahan bakar minyak (BBM).

"Dengan berlarut-larutnya perang AS-Israel terhadap Iran, kita khawatir dampaknya bisa terasa hingga ke Indonesia. Salah satu urat nadi kehidupan kita, yaitu kebutuhan energi, bisa terpengaruh akibat konflik yang berkepanjangan," ujar Bupati Eman.

BACA JUGA:7 Rekomendasi Hp untuk Ojol Harga Sejutaan yang Punya GPS Super Akurat dan Baterai Tahan Lama, Cek Harganya!

Ia menjelaskan bahwa jalur distribusi minyak dunia, khususnya dari Iran, banyak yang melewati Selat Hormuz, salah satu jalur strategis yang menyuplai sekitar 20 persen kebutuhan migas dunia.

Jika jalur tersebut terganggu atau tertutup akibat konflik, dampaknya bisa memicu gejolak harga energi secara global.

Eman juga mengutip pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menyebutkan bahwa cadangan energi Indonesia saat ini masih berada di kisaran 21 hingga 25 hari. Meski demikian, masyarakat diminta tetap bersikap waspada terhadap potensi kenaikan harga BBM yang bisa berdampak pada berbagai sektor ekonomi.

"Kita harus tetap hati-hati dan waspada. Karena ketika harga BBM naik, dampaknya akan terasa ke semua sektor, mulai dari transportasi hingga harga kebutuhan pokok," jelasnya.

BACA JUGA:DUH! SPPG di Majalengka Kesulitan Stok Susu

Bupati juga menyinggung kondisi inflasi yang mulai menunjukkan kenaikan. Saat ini inflasi tercatat sekitar 4,49 persen, dengan beberapa komoditas yang mulai mengalami kenaikan harga seperti telur ayam, daging ayam, dan sayur sayuran seperti tomat dan lainnya.

Meski kenaikan tersebut masih dalam batas terkendali, Bupati Eman Suherman meminta masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup hemat serta menghindari perilaku konsumtif yang berlebihan.

"Oleh karena itu saya mengajak masyarakat, khususnya warga Kabupaten Majalengka, untuk menyikapi situasi ini dengan arif dan bijaksana. Mari kita berhemat, jangan panik buying, dan hindari gaya hidup boros," katanya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok, namun lebih bijak dalam mengatur pengeluaran dan menyiapkan cadangan ekonomi keluarga.

BACA JUGA:Kabar Buruk dari Lini Depan Timnas, Miliano Jonathans Absen di FIFA Series 2026 Karena Cedera ACL!

Menurutnya, pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa ketika kebijakan subsidi listrik dicabut, dampaknya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat melalui kenaikan inflasi.

Karena itu, Bupati Eman mengajak seluruh masyarakat untuk menyiapkan mental dan sikap menghadapi kemungkinan gejolak ekonomi yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat situasi global.

"Jangan panik, tapi kita harus siap dan lebih hemat. Dengan sikap kehati-hatian dan kebersamaan, kita bisa menghadapi kondisi ini dengan lebih baik," ujarnya.

Pemkab Majalengka sendiri terus berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasaran serta menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah dinamika global yang tidak menentu. (ono)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait