KDM Bantu Kodim Majalengka Rp1 Miliar

KDM Bantu Kodim Majalengka Rp1 Miliar

Gubernur Dedi Mulyadi menyiapkan anggaran Rp1 miliar untuk pembangunan infrastruktur kawasan, khususnya penataan jalan lingkungan serta sarana pendukung permukiman warga relokasi.-Istimewa-radarmajalengka

MAJALENGKA, RADARMAJALENGKA.COM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menggandeng TNI melalui program Karya Bakti untuk membangun infrastruktur kawasan relokasi warga terdampak pergerakan tanah di Blok Godabaya, Desa Sukadana, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka.

Melalui program tersebut, kawasan permukiman baru akan ditata dengan konsep kampung wisata. Rencana itu disampaikan Dedi saat meninjau langsung lokasi bencana di Desa Sukadana sekaligus menemui warga terdampak yang saat ini masih mengungsi di balai desa setempat, beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Dedi didampingi Bupati Majalengka Eman Suherman, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Di hadapan Kepala Desa Sukadana, Dedi menjelaskan penataan infrastruktur lingkungan akan menggunakan skema anggaran yang berbeda.

BACA JUGA:PELATARAN Tetap Buka Saat Ramadan, 107 Kantah Layani Urusan Tanah Tanpa Perbedaan Layanan

“Nanti PJU dan jalannya menggunakan anggaran yang berbeda,” ujar Dedi.
Usai menyampaikan hal tersebut, Dedi menggandeng Komandan Kodim Majalengka dan memaparkan langsung rencana program Karya Bakti di hadapan warga serta jajaran pemerintah daerah.

“Pak Dandim nanti saya berikan dana Rp1 miliar. Dikerjakan oleh Kodim dalam bentuk Karya Bakti untuk pembangunan infrastrukturnya. Jika rumah sudah selesai, penataan jalan bisa dimulai menggunakan paving block berwarna sehingga kampung ini nantinya menjadi kampung wisata,” jelasnya.

Ia mengatakan anggaran Rp1 miliar tersebut difokuskan pada pembangunan infrastruktur kawasan, khususnya penataan jalan lingkungan serta sarana pendukung permukiman warga relokasi.

Sementara itu, Komandan Kodim 0617/Majalengka menyatakan kesiapan pihaknya melaksanakan program Karya Bakti bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

BACA JUGA:Percantik Teras dan Halaman! 5 Tanaman Hias Outdoor Ini Disebut Pembawa Rezeki Bagi Hunian

Menurutnya, program tersebut tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur kawasan relokasi, tetapi juga mendukung penataan wilayah yang diarahkan menjadi kawasan wisata.

Program Karya Bakti menjadi bagian dari upaya penataan kawasan relokasi agar lingkungan warga terdampak lebih tertata serta memiliki nilai tambah secara ekonomi.

Selain pembangunan infrastruktur, Dedi Mulyadi juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam penanganan warga terdampak pergerakan tanah. Setiap keluarga terdampak akan menerima bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta.

Pemprov Jawa Barat juga merencanakan pembangunan rumah panggung berbahan kayu bagi warga terdampak dengan alokasi anggaran Rp40 juta per unit. Rumah tersebut dirancang lebih ringan dan tahan terhadap guncangan gempa, dengan tetap menonjolkan nilai tradisional serta fungsi hunian yang layak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: