Cuma Isi Daya Sekali, Ini Performa Motor Listrik Polytron Fox Dipakai Touring 190 KM Tanpa Henti!

Cuma Isi Daya Sekali, Ini Performa Motor Listrik Polytron Fox Dipakai Touring 190 KM Tanpa Henti!

Cuma Isi Daya Sekali, Ini Performa Motor Listrik Polytron Fox Dipakai Touring 190 KM Tanpa Henti!-ist/olx-radarmajalengka.com

RADARMAJALENGKA.COM – Bicara soal performa motor listrik Polytron untuk touring, banyak orang masih ragu apakah kendaraan listrik bisa diandalkan untuk perjalanan jauh.

Namun pengalaman nyata dengan Polytron Fox R membuktikan hal sebaliknya. Touring dari Jakarta ke Bandung sejauh 190 kilometer berhasil ditempuh dengan motor listrik ini, dan hasilnya cukup mengejutkan.

Polytron, yang selama ini dikenal lewat produk elektronik rumah tangga, kini serius menggarap segmen otomotif.

Salah satu andalannya adalah Polytron Fox R, motor listrik dengan baterai tangguh yang sanggup menempuh jarak hingga 130 km dalam sekali pengisian penuh.

Seorang pengendara bahkan melakukan perjalanan Jakarta–Bandung tanpa henti, dan hanya menghabiskan biaya energi sekitar Rp14 ribu.

BACA JUGA:6 Rekomendasi Motor Listrik dengan Jarak Tempuh Jauh untuk Ojol, Bahan Bakar Awet, Model Premium, dan Praktis

Review Touring Polytron Fox R 190 Km

Selama perjalanan, motor tidak dipacu dengan gaya hemat berlebihan. Mode Drive tetap digunakan dengan kecepatan rata-rata 60–70 km/jam di jalur arteri.

Bahkan di beberapa ruas lengang, gas dibuka lebih dalam untuk menguji kemampuan motor secara realistis.

Di jalur datar menuju Bogor, performa Polytron Fox R terasa stabil. Dari baterai penuh, penurunan 1 persen bisa menempuh sekitar 5–6 km, menandakan motor ini memang layak untuk rute lebih panjang.

Saat jarak mencapai 40 km, baterai masih tersisa lebih dari 60 persen, cukup meyakinkan untuk ukuran motor listrik harian.

BACA JUGA:Simulasi Cicilan Kredit Motor Listrik Yamaha Mulai dari Rp1 Jutaan, Berikut Perhitungannya

Tantangan sesungguhnya muncul di jalur menanjak kawasan Puncak. Elevasi jalan membuat konsumsi baterai meningkat drastis, dengan jarak 30–35 km bisa menghabiskan separuh kapasitas.

Namun di sinilah keunggulan motor listrik terlihat: torsi instan membuat motor tetap bertenaga saat menyalip atau menjaga momentum di tanjakan. Mode Sport hanya sesekali dipakai, sementara mode Drive sudah cukup untuk mayoritas kondisi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait