DK2UKM Catat 5.325 Tenaga Kerja Terserap dalam Rekrutmen Perusahaan Sepanjang 2025
Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM (DK2UKM) Kabupaten Majalengka mencatat 5.325 tenaga kerja terserap melalui berbagai proses rekrutmen perusahaan sepanjang 2025.-Baehaqi-radarmajalengka
MAJALENGKA, RADARMAJALENGKA.COM - Aktivitas dunia usaha dan industri di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya penyerapan tenaga kerja.
Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM (DK2UKM) Kabupaten Majalengka, sebanyak 5.325 tenaga kerja terserap melalui berbagai proses rekrutmen yang dibuka perusahaan sepanjang tahun lalu.
Angka tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di sejumlah sektor strategis, seperti manufaktur, ritel, dan jasa. Pemerintah daerah menilai tren ini menjadi indikator membaiknya iklim investasi dan aktivitas ekonomi di daerah yang dikenal dengan julukan Kota Angin itu.
Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Kesempatan Kerja, dan Pelatihan (P3K2) DK2UKM Kabupaten Majalengka, Patmah Pujiawati, mengatakan penyerapan ribuan tenaga kerja itu merupakan hasil rekrutmen berbagai perusahaan sepanjang 2025 yang difasilitasi pemerintah daerah melalui kerja sama dengan dunia usaha.
“Pembukaan lowongan kerja oleh berbagai perusahaan menjadi faktor utama terserapnya ribuan tenaga kerja di Majalengka. Hal ini menunjukkan iklim usaha di daerah terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi ketenagakerjaan,” ujar Patmah, Rabu (21/1/2026).
Menurut Patmah, peran pemerintah daerah tidak hanya sebatas membuka akses informasi lowongan kerja, tetapi juga menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan ketersediaan tenaga kerja lokal. Dengan demikian, masyarakat Majalengka memiliki peluang lebih besar untuk bekerja di daerah sendiri.
Memasuki awal 2026, tren positif penyerapan tenaga kerja tersebut masih berlanjut. Sejumlah perusahaan kembali membuka rekrutmen. Berdasarkan data DK2UKM, Adira Finance merekrut tiga tenaga kerja, Alfamart membuka 18 posisi, PT Shoetown menyerap 46 tenaga kerja, serta Indomaret membuka peluang kerja bagi 20 pelamar.
Pembukaan lowongan kerja tersebut menunjukkan kebutuhan tenaga kerja di sektor ritel, manufaktur, dan jasa masih cukup tinggi. Sektor-sektor ini dinilai menjadi penopang utama pergerakan ekonomi daerah sekaligus berkontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja.
Aktivitas rekrutmen yang terus berlangsung menjadi angin segar bagi para pencari kerja di Kabupaten Majalengka. Di tengah tantangan ketenagakerjaan nasional, terbukanya peluang kerja di daerah menjadi harapan bagi masyarakat untuk memperoleh penghasilan yang layak dan meningkatkan kesejahteraan.
Pemerintah Kabupaten Majalengka berharap tren positif ini dapat terus berlanjut. Selain mendorong penyerapan tenaga kerja, pembukaan lowongan kerja secara konsisten diharapkan mampu menekan angka pengangguran dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Untuk memperluas akses informasi ketenagakerjaan, DK2UKM Majalengka juga mengoptimalkan pemanfaatan platform digital. Informasi lowongan kerja disebarluaskan melalui media sosial resmi DK2UKM agar dapat diakses masyarakat secara cepat dan akurat.
“Kami menyebarkan informasi lowongan kerja melalui media sosial resmi agar pencari kerja memperoleh informasi yang cepat dan terpercaya,” kata Patmah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
