Majalengka Dukung Program Bongkar Ratoon Tebu Kementan Demi Swasembada Gula Nasional

Majalengka Dukung Program Bongkar Ratoon Tebu Kementan Demi Swasembada Gula Nasional

Pemkab Majalengka Dukung Program Bongkar Ratoon Tebu Kementan-Dok-Istimewa

RADARMAJALENGKA.COM– Pemerintah Kabupaten Majalengka menyatakan kesiapan penuh mendukung Program Bongkar Ratoon Tebu yang digulirkan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan) sebagai langkah strategis percepatan swasembada gula nasional.

Program ini dilaksanakan melalui Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan dan menjadi bagian dari upaya peningkatan produksi serta produktivitas tebu secara nasional. Dukungan Pemkab Majalengka semakin kuat dengan keberadaan Pabrik Gula (PG) Jatitujuh sebagai penopang utama industri gula di wilayah tersebut.

Sebagai bagian dari pelaksanaan program, pada 9 Januari 2026 telah digelar Rapat Sinkronisasi Data Salur Benih Bongkar Ratoon Tebu Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2025 di Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat.

BACA JUGA:Usaha Camilan Berbasis Resep Keluarga Ini Berhasil Naik Kelas Lewat LinkUMKM BRI

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa penyerahan benih dari penyedia kepada penerima bantuan harus dilengkapi peta polygon dan dituangkan dalam Berita Acara Serah Terima Barang. Selain itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan penyedia benih menandatangani Berita Acara Serah Terima Hasil Pekerjaan berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan.

Berdasarkan hasil sinkronisasi data, hingga 9 Januari 2026 realisasi penyaluran benih bongkar ratoon tebu di Kabupaten Majalengka telah mencapai 417 hektare dari target 1.000 hektare. Sementara di Kabupaten Indramayu, realisasi mencapai 170 hektare dari target yang sama.

Untuk memenuhi sisa kebutuhan benih, penyedia benih PT Nadi Mitra Sejahtera menyanggupi pendistribusian lanjutan masing-masing seluas 583 hektare di Majalengka dan 830 hektare di Indramayu. Penyaluran tersebut ditargetkan rampung paling lambat pada minggu keempat Januari 2026.

BACA JUGA:Pinjaman Syariah BSI Non KUR, Angsuran Mulai 2,5 Juta Sampai 5 Juta, Tanpa Bunga dengan Cicilan Sangat Ringan

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DP3K) Kabupaten Majalengka, H. Gatot Sulaeman, menegaskan bahwa Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas tebu sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

“Program ini merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu dan mempercepat terwujudnya swasembada gula nasional. Pemerintah Kabupaten Majalengka siap mendukung penuh, baik melalui pendampingan petani, kesiapan lahan, maupun koordinasi lintas sektor,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).

Ia menambahkan, keberadaan PG Jatitujuh menjadi keunggulan Majalengka dalam pengembangan komoditas tebu. Saat ini, luas lahan tebu di Majalengka mencapai sekitar 3.000 hektare yang tersebar di Kecamatan Jatitujuh, Kertajati, Ligung, dan Sumberjaya.

BACA JUGA:Bikin Rezeki Mengalir Deras, Ini Dia 5 Tanaman Hias Pembawa Hoki yang Cocok di Dalam Rumah

“Dengan adanya PG Jatitujuh, Majalengka memiliki posisi strategis sebagai daerah penyangga produksi gula di Jawa Barat. Kami optimistis program ini mampu meningkatkan hasil panen, kualitas tebu, serta kesejahteraan petani,” tambahnya.

Salah seorang petani tebu asal Majalengka, Herman, menyambut positif pelaksanaan Program Bongkar Ratoon Tebu. Menurutnya, program ini sangat membantu petani dalam meningkatkan produktivitas lahan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait