Banjir Pekalongan dan Jakarta, KAI Daop 3 Cirebon Lakukan Pembatalan dan Alih Moda Perjalanan KA

Banjir Pekalongan dan Jakarta, KAI Daop 3 Cirebon Lakukan Pembatalan dan Alih Moda Perjalanan KA

KAI Daop 3 Cirebon membatalkan dan mengalihkan perjalanan kereta api akibat banjir di Pekalongan dan Jakarta-Dok-Istimewa

RADARMAJALENGKA.COM-CIREBON – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon melakukan sejumlah upaya dan rekayasa pola operasi perjalanan kereta api akibat luapan air atau banjir yang terjadi di jalur KA petak jalan Pekalongan–Sragi serta sejumlah wilayah Jakarta pada 17–18 Januari 2026.

KAI Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya layanan perjalanan kereta api akibat kondisi tersebut. Demi menjaga keselamatan, KAI terpaksa melakukan pembatalan perjalanan, pengalihan rute, hingga alih moda transportasi bagi penumpang terdampak.

Selama dua hari, KAI Daop 3 Cirebon mencatat sebanyak 2.145 pelanggan mengalami pembatalan tiket dengan total nilai pengembalian mencapai Rp431.629.000. Rinciannya, pada Sabtu, 17 Januari 2026, terdapat 495 penumpang dengan nominal pengembalian Rp94.221.000, sedangkan pada Minggu, 18 Januari 2026, sebanyak 1.650 penumpang dengan nilai Rp337.417.000.

BACA JUGA:Menghambat Rezeki Pemilik, Berikut 7 Tanaman Pembawa Sial yang Tidak Boleh Sembarangan ditaruh Sekitar Rumah

Selain pembatalan, KAI Daop 3 Cirebon juga menerapkan langkah overstappen atau pindah moda bagi penumpang yang tetap melanjutkan perjalanan. Penumpang dialihkan menggunakan bus menuju Brebes, Tegal, dan Pekalongan, menyusul pengalihan perjalanan sejumlah kereta api lintas utara Jawa melalui jalur selatan.

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang diambil merupakan langkah antisipatif demi keselamatan pelanggan.

“Keputusan pembatalan perjalanan dan pengalihan moda ini dilakukan semata-mata untuk menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api. Jalur yang terdampak luapan air belum memungkinkan untuk dilalui hingga benar-benar dinyatakan aman,” ujarnya.

Sebagai bentuk pelayanan, KAI menyediakan bus bagi penumpang di Stasiun Cirebon dan Cirebon Prujakan pada Minggu malam, 18 Januari 2026, mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai. Sebanyak 203 penumpang dari KA Pandalungan, Brawijaya, Sembrani, Jayabaya, Harina, dan Gumarang dialihkan menuju stasiun tujuan.

BACA JUGA:Cicilan Terendah di Angka 441 Ribu, Berikut Simulasi Cicilan Sepeda Motor Listrik Mirip NMAX Alva Cervo 2026

Penyediaan bus meliputi 8 unit bus ke arah Brebes, Tegal, dan Pekalongan dengan kapasitas 464 penumpang, serta 3 unit bus ke arah Jakarta dengan jumlah 148 penumpang.

Lebih lanjut, KAI menegaskan bahwa penanganan prasarana terus dilakukan secara intensif, termasuk pemeriksaan lintasan, penguatan badan jalan rel, dan normalisasi jalur terdampak banjir. Pada Senin, 19 Januari 2026, KAI Daop 3 Cirebon kembali melakukan pembatalan perjalanan sebanyak 25 kereta api sebagai imbas lanjutan gangguan prasarana.

“Kami memastikan seluruh penumpang terdampak mendapatkan haknya, termasuk pengembalian bea tiket 100 persen sesuai ketentuan,” tambah Muhibbuddin.

KAI juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan instansi terkait lainnya guna mempercepat pemulihan jalur kereta api.

BACA JUGA:Simulasi DP Sepeda Motor Listrik Mirip NMAX, Alva Cervo Cicilan Rp400 Ribu Dek Kaki Lebar & Jok Lega

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: