Wujudkan Siswa Siswi Religius, SD Negeri 2 Ciparay Bangun Mushola

Wujudkan Siswa Siswi Religius, SD Negeri 2 Ciparay Bangun Mushola

Pembangunan Mushola. Kepala Desa Ciparay, Saidi bersama camat Leuwimunding, H Wawan Kurniawan SSos MT meletakkan batu pertama pembangunan mushola SD Negeri 2 Ciparay, Senin 19 Januari 2026.-Ono Cahyono-radarmajalengka

MAJALENGKA, RADARMAJALENGKA.COM – Harapan Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Ciparay, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka untuk memiliki sarana ibadah akhirnya terwujud. Hal ini seiring dimulainya peletakan batu pertama pembangunan mushola SD Negeri 2 Ciparay, Senin 19 Januari 2026.

Camat Leuwimunding, H Wawan Kurniawan SSos MT Bersama kepala desa Ciparay, Saidi melakukan peletakan batu pertama pembangunan mushola SD Negeri 2 Ciparay dengan luas 12 x 16 meter persegi.

Kepala SD Negeri 2 Ciparay, Iin Nihayatul Hidayah MPd didampingi ketua panitia pembangunan mushola, Ajid Sobandi menuturkan rencana pembangunan mushola ini didasari dari program sholat dhuha di SD tersebut.

“Kami sejak 2023 lalu memiliki program sholat dhuha berjamaah dan mengaji bagi para siswa serta guru. Kalau dulu hanya memanfaatkan fasilitas seadanya yaitu di halaman sekolah. Kondisinya kotor dan becek kalau setiap musim hujan. Alhamdulillah sebentar lagi terwujud dhuha berjamaah di mushola SD Negeri 2 Ciparay,” kata Iin.

 BACA JUGA:Kendaraan Super Awet dengan Konsumsi Bahan Bakar 23 Km Perliter, Performa dan Harga Honda Accord Hybrid 2026

Iin mengaku inisiatif pembangunan mushola ini didasari berkat rapat intern dengan komite sekolah hingga alumni SD Negeri 2 Ciparay. Saat itu didukung oleh para alumni hingga kolaborasi unsur pemerintah desa (Pemdes) Ciparay dan para tokoh setempat.

 “Hasil rapat intern itu akhirnya tercetuskan grup alumni yang mendorong pembangunan mushola SD Negeri 2 Ciparay ini. Alhamdulillah makin kesini berkembang yang menghasilkan pembentukkan panitia pembangunan mushola,” beber Iin.

 Selain dukungan dari para alumni, dewan guru, dan tokoh agama serta unsur pemerintahan, lanjut Iin, pihaknya juga mendapat dukungan dari Yayasan Banu Ridwan Kamil yang telah menyurvei langsung ke lokasi pembangunan mushola SD Negeri 2 Ciparay.

 “Kami juga didukung oleh pihak Yayasan Banu Ridwan Kamil yang ada di Tajur Majalengka dari rekomendasi para tokoh agama setempat. Alhamdulillah sudah akad pembangunan mushola ini serta dirapatkan dengan para guru,” tandas Iin.

 BACA JUGA:Dekatkan Akses Layanan Keuangan, BRILink Agen Waisun Jadi Tumpuan Warga di Papua Pegunungan

Sementara itu, kepala Desa Ciparay, Saidi mengatakan pembangunan mushola SD Negeri 2 Ciparay ini sangat bermanfaat bagi siswa/siswi untuk mendapatkan ilmu keagamaan. Ia juga mengapresiasi kerjasama semua pihak yang mendorong pembangunan sarana ibadah.

“Tentunya kami berharap SD Negeri 2 Ciparay ini sama seperti SD-SD lainnya yang memiliki sarana prasarana lengkap terutama tempat ibadah (mushola). Berkaitan dengan sumber pendanaan, saya apresiasi kepada masyarakat dan tokoh serta alumni hingga Yayasan yang telah membantu hingga dimulainya pembangunan mushola ini,” kata Saidi.

Saidi mengatakan, pembangunan sarana ibadah di sekolah dasar (SD) tentu menjadi motivasi pengawas pendidikan, hingga dewan guru agar dapat membantu selama proses pembangunan kedepannya.

“Setelah mushola ini jadi tentu manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh siswa siswi SD Negeri 2 Ciparay, melainkan masyarakat sekitarnya. Saya mengapresiasi kepada guru yang sudah membina dan mendidik ratusan siswa disini,” imbuh Saidi.

 BACA JUGA:Jembatan Penghubung Dua Desa di Leuwimunding Ambles, Akses Masyarakat Terganggu

Saidi mendoakan agar proses pembangunan Mushola SD Negeri 2 Ciparay ini berjalan lancar dan cepat selesai. Pasalnya, ia yakin bahwa tidak ada pembangunan mushola atau masjid yang terlambat.

 “Sejalan dengan moto Pemdes Ciparay yakni membangun bersama pasti bisa,” tandas Saidi disela santunan untuk yatim piatu.

Sementara itu, Camat Leuwimunding H Wawan Kurniawan SSos MT usai meletakkan batu pertama pembangunan mushola SD Negeri 2 Ciparay, mengapresiasi kepada semua pihak yang gotong royong mewujudkan sarana ibadah yang layak.

Sebanyak 218 siswa dan puluhan guru di SD Negeri 2 Ciparay yang telah lama melaksanakan program sholat dhuha berjamaah harus didukung dengan sarana ibadahnya. Mushola ini bukan hanya dibangun untuk siswa siswi saja, melainkan untuk multifungsi bagi masyarakat sekitar yang meningkatkan ibadahnya.

 BACA JUGA:6 Jenis Tanaman Hias Pembawa Rezeki dan Berkah Menurut Islam Ditinjau dari Hadist dan Al Quran

“Mushola ini selain untuk belajar keagamaan bagi siswa siswi SD Negeri 2 Ciparay juga dapat  menjadi tempat ibadah masyarakat sekitar. Saya mengapresiasi atas kepedulian komponen masyarakat, alumni dan kepala sekolah serta guru dan lainnya terkait cita-cita pembangunan mushola ini,” tandas mantan sekretaris Disdukcapil Kabupaten Majalengka ini. (ono)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: