ASN P3DW Majalengka Gencarkan Penelusuran Kendaraan Bermotor Menunggak Pajak

ASN P3DW Majalengka Gencarkan Penelusuran Kendaraan Bermotor Menunggak Pajak

ASN P3DW Majalengka Gempur Lokasi Publik Telusuri Kendaraan Menunggak Pajak-Dok-Istimewa

RADARMAJALENGKA.COM– Aparatur Sipil Negara (ASN) Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Majalengka terus mengintensifkan penelusuran kendaraan bermotor (KBM) yang menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi inovasi digital Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat melalui aplikasi Panah Pasopati.

Sejak diluncurkan, aplikasi Panah Pasopati dimanfaatkan untuk mempercepat dan mempermudah penelusuran tunggakan pajak kendaraan dengan metode pemindaian Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) secara langsung di lapangan. Seluruh ASN Bapenda Jabar ditugaskan aktif untuk mendukung optimalisasi pendapatan daerah dari sektor PKB.

BACA JUGA:Rumah Terasa Lebih Adem? Ini 7 Tanaman Pembawa Energi Positif yang Cocok untuk Rumah Modern

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemindaian TNKB kendaraan yang terparkir di sejumlah lokasi publik. Apabila terdeteksi menunggak pajak, petugas akan memasang hang tag sebagai bentuk pengingat, yang ditempatkan secara sopan di spion, stang, atau handle pintu kendaraan tanpa mengganggu aktivitas pemilik.

Kepala Bapenda Jawa Barat, Asep Supriatna, menegaskan bahwa kebijakan ini tetap mengedepankan perlindungan privasi masyarakat. Hang tag yang dipasang tidak memuat identitas pemilik kendaraan maupun nomor polisi.

“Sifatnya hanya mengingatkan. Kami tidak mencantumkan nama, TNKB, atau identitas lainnya. Ranah privasi tetap kami jaga,” ujar Asep Supriatna, seperti dikutip dari laman resmi Bapenda Jabar.

Sementara itu, pada Jumat (9/1/2026), Kepala P3DW Majalengka Ricky Budiman Faried kembali menugaskan sejumlah ASN untuk turun ke lapangan dan disebar di berbagai titik strategis di wilayah Majalengka guna melakukan penelusuran kendaraan bermotor.

BACA JUGA:Kredit Motor Listrik Roda Tiga dari Selis New Balis dan Solaris R-3 Balis, DP 0 Persen Cicilan 600 Ribu

Ricky menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak semata diukur dari jumlah kendaraan yang berhasil terdeteksi, melainkan dari peningkatan kualitas pembayaran tunggakan PKB pascapenelusuran.

“Fokus kami bukan hanya jumlah kendaraan yang ditelusuri, tetapi bagaimana mendorong kesadaran masyarakat agar tunggakan PKB benar-benar dibayarkan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang menemukan hang tag pada kendaraannya agar segera melunasi kewajiban pajak melalui berbagai kanal pembayaran resmi, mulai dari Samsat terdekat, outlet resmi, layanan daring, lokapasar, hingga kartu kredit.

Dalam setiap kegiatan lapangan, Ricky juga mewanti-wanti seluruh petugas untuk selalu menjunjung tinggi motto “SOPAN, AKURAT, DAN SIMPATIK” sebagai bentuk komitmen pelayanan publik yang profesional dan humanis.

BACA JUGA:Kredit Motor Listrik Roda Tiga Tertutup Selis New Balis 2.0, Bisa Tanpa DP Tenor Hingga 4 Tahun

Respons positif pun datang dari masyarakat. Sejumlah pemilik kendaraan yang terpasang hang tag menunjukkan sikap kooperatif. Salah satunya Didin Hendiana, pemilik sepeda motor yang ditemui di area parkir sebuah toserba di Majalengka.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: