Minim Perawatannya, Berikut 5 Jenis Tanaman Hias yang Tahan Banting dan Dapat Menyerap Polusi di Rumah
jenis tanaman hias-radarkuningan-tangkapan layar-radarmajalengka.com
RADARMAJALENGKA.COM - Tanaman di dalam ruangan kini tidak hanya difungsikan sebagai pemanis interior semata, tetapi juga memiliki banyak manfaat lain bagi penghuni rumah. Kehadiran Tanaman mampu menciptakan suasana lebih segar, meningkatkan kualitas udara, serta membuat ruangan terasa lebih hidup.
Namun demikian, tidak semua jenis tanaman hias cocok untuk ditempatkan di dalam ruangan.
Pemilihan tanaman indoor perlu dilakukan dengan tepat agar tanaman dapat tumbuh optimal. Sebab, ada beberapa tanaman yang membutuhkan cahaya matahari langsung dan perawatan intensif, sehingga kurang cocok untuk area indoor.
Untuk menghindari tanaman mudah layu atau mati, sebaiknya pilih tanaman yang dikenal tahan banting, minim perawatan, serta mampu bertahan dalam kondisi cahaya terbatas.
BACA JUGA:Rekomendasi Tanaman Hias Gantung Penyerap Polusi yang Mudah Perawatannya, Berikut 5 Rekomendasinya
Tanaman hias indoor yang kuat umumnya tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering dan tetap dapat tumbuh meski tanpa sinar matahari langsung.
Berikut beberapa jenis tanaman hias indoor yang dikenal mudah dirawat dan cocok diletakkan di dalam ruangan.
1. Sirih Gading
Sirih gading menjadi salah satu tanaman hias indoor paling populer karena dikenal sangat tahan banting. Tanaman ini mampu bertahan dalam berbagai kondisi lingkungan, termasuk cahaya rendah. Selain tampilannya yang cantik, sirih gading juga memiliki manfaat sebagai penyaring udara alami yang membantu menyerap zat berbahaya di dalam ruangan.
Menariknya, sirih gading dapat ditanam menggunakan media air dalam vas kaca, sehingga tampilannya semakin estetik dan cocok sebagai dekorasi ruang tamu atau ruang kerja.
2. Aglonema
Aglonema sering dijuluki sebagai ratu tanaman hias karena memiliki warna daun yang beragam dan menarik. Tanaman ini sangat diminati sebagai tanaman indoor karena mampu beradaptasi dengan baik di area bercahaya terang maupun redup.
Dalam hal perawatan, aglonema tergolong mudah. Penyiraman cukup dilakukan satu hingga dua minggu sekali, tergantung kondisi media tanam. Hal inilah yang membuat aglonema menjadi pilihan favorit bagi pencinta tanaman hias di dalam ruangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
