Jalan Leuwimunding Palasah Segera Diperbaiki

Jalan Leuwimunding Palasah Segera Diperbaiki

Ruas jalan alternatif penghubung dua kecamatan antara Leuwimunding menuju Palasah kondisinya mengalami rusak parah Bupati Majalengka Drs H Eman Suherman MM berjanji di tahun pertama ini, dipastikan jalan penghubung dua kecamatan ini kerusakannya minimal b-Ono Cahyono-radarmajalengka

MAJALENGKA, RADARMAJALENGKA.COM  – Kondisi ruas jalan alternatif yang menghubungkan dua kecamatan, yakni Leuwimunding dan Palasah, mengalami kerusakan parah.

Sejumlah lubang besar ditemukan di sepanjang jalur antara Desa Heuleut dan Tanjungsari, Kecamatan Leuwimunding, hingga Desa Sindanghaji dan tembus ke Tarikolot, Kecamatan Palasah.

Titik kerusakan terparah berada di wilayah Desa Heuleut. Situasi ini pun dikeluhkan masyarakat dan para pengguna jalan.

Bupati Majalengka, Drs H Eman Suherman MM membenarkan bahwa jalur penghubung dua kecamatan tersebut memang berada dalam kondisi rusak berat.

BACA JUGA:Jadi Sorotan Publik! Kondisi Jalan Rusak Ini Dirasakan Sendiri oleh Bupati saat Melintasi Jalan di Perbatasan

"Ini adalah bagian dari janji saya. Ketika saya diberi amanah oleh masyarakat untuk menjadi Bupati, saya pastikan kebutuhan dasar warga—salah satunya infrastruktur jalan—akan saya penuhi," ujar Bupati saat mengunjungi Desa Tanjungsari, Kecamatan Leuwimunding, beberapa hari lalu.

Meski begitu, Eman mengakui bahwa efisiensi anggaran yang terjadi saat ini turut berdampak besar terhadap alokasi di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).

“Dulu, saat saya masih menjabat sebagai Kepala PU, anggaran untuk jalan, irigasi, dan jembatan bisa mencapai hampir Rp400 miliar. Sekarang hanya sekitar Rp74 miliar. Jadi, kami harus benar-benar selektif menentukan skala prioritas,” jelas mantan Kepala PUTR Kabupaten Majalengka itu.

Eman menegaskan, kondisi jalan di wilayah Leuwimunding, terutama dari Heuleut dan Tanjungsari hingga Sindanghaji dan Tarikolot, menjadi perhatian khusus. Ia berjanji perbaikan akan dimulai tahun ini, dengan target awal meminimalkan tingkat kerusakan yang paling parah.

BACA JUGA:Dukung Pemerintah Perkuat Jaring Pengaman Sosial, BRI Salurkan BSU 2025 kepada 3,76 Juta Penerima

"Kita akan mulai kerjakan tahun ini juga. Di tempat lain pun kita lakukan inventarisasi tingkat kerusakannya. Tapi saya ingin, pada tahun 2026, seluruh jalan di Majalengka sudah dalam kondisi baik," tegasnya.

Menurut Eman, jalan Leuwimunding–Palasah menjadi prioritas karena kepadatan penduduk di dua kecamatan tersebut cukup tinggi, sementara ruas jalan yang tersedia terbatas. Selain itu, jalurnya relatif lebih pendek dibandingkan jalur-jalur lain di wilayah atas Majalengka.

"Karena yang menggunakan jalur ini sangat banyak, maka harus menjadi fokus perhatian kami. Jumlah pengguna jalan di sini jauh lebih besar dibanding daerah-daerah lain," jelasnya.

Eman mencontohkan, di wilayah atas Majalengka, satu desa dengan desa lainnya berjauhan, sehingga volume lalu lintas relatif lebih rendah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: